​BATAS.ID~ Wonosobo-Kemanunggalan serta kebersamaan antara anggota TNI dan rakyat merupakan modal utama dalam menjaga keutuhan, persatuan dan kesatuan NKRI. Untuk menjaga semuanya itu, maka prajurit TNI memiliki slogan pantang untuk menyakiti apalagi melukai rakyat. Sehingga, salah satu yang dilakukan TNI adalah tetap menjalin keakraban bersama rakyat. 

Hal ini terlihat ketika program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-100 tahun 2017 Kodim 0707/Wonosobo dalam program membangun kesejahteraan masyarakat. TMMD dilaksanakan di Desa Pagerejo, Kertek, Wonosobo yang juga wujud operasi teritorial. Melalui momen TMMD reguler kali ini, prajurit Satuan Tugas (Satgas) berbaur, bahu membahu dan gotong-royong dengan komponen masyarakat membangun infrastruktur seperti membuat akses jalan, gorong-gorong dan bedah rumah tak layak huni demi meningkatkan kesejahteraan rakyat. Kekompakan prajurit TNI dan rakyat sangat terlihat sebagai sarana mempererat jalinan komunikasi.

“Dengan kebersamaan ini, masyarakat Desa Pagerejo merasa senang sekaligus merasa TNI menjadi bagian dari keluarga serta merasa mendapat kehormatan bisa makan bersama anggota Satgas TMMD di rumahnya, karena hal seperti ini jarang bisa terjadi,” terang Komandan Kodim (Dandim) 0707/Wonosobo Letkol Czi Dwi Hariyono di sela-sela menyaksikan prajurit Satgas makan bersama dengan masyarakat seusai pelaksanaan uppacara pembukaan TMMD Reguler-100.

Kedekatan prajurit TNI dan masyarakat seperti makan bersama, bercanda dan tinggal serumah merupakan momen yang jarang terjadi. Menurutnya, hanya melalui momen pelaksanaan TMMD Reguler seperti inilah pemandangan itu terjadi. Bisa bergotong royong, makan bareng dimana mereka sedang melaksanakan kegiatan.

“TNI adalah tentara rakyat. Mereka dari rakyat dan untuk rakyat. Apa yang dirasakan rakyat, tentara juga merasakannya,” tandasnya.  



RULY|Pendim 0707/Wsb