BATAS.ID~ Bekasi- Mendekati batas waktu akhir penyampaian SPT Tahunan Badan (SPT Badan),wajib pajak memenuhi ruang pelayanan KPP Pratama Bekasi Selatan, Selasa siang 25/04/2017.

Dokumen formulir wajib pajak harus di periksa/diteliti terlebih dahulu oleh petugas peneliti di meja peneliti, setelah itu bila dinyatakan lengkap dan benar kemudian bergeser ke meja sebelahnya untuk mendapatkan tanda terima pelaporan SPT, namun proses ini sangat lama sehingga wajib pajak mengantri hingga berjam-jam belum terlayani. “Iya saya sudah sejam lebih tapi nomor antri masih jauh, masih lama” keluh seorang wajib pajak yang tidak mau di sebutkan namanya.

Para wajib pajak yang mengantri/ nrp-batas.id

Hari ini Selasa 25 April 2017,hanya tersedia dua meja atau petugas peneliti dan pelayanan lambat, sehingga wajib pajak harus lebih lama menunggu antrian, bapak x yang datang jam 13. an sampai pukul 14.40 belum mendapatkan pelayanan. “Saya dari jam satu mas, yah satu jam lebih di sini, itu baru nomor sertaus, nomer saya masih jauh, lama banget di situ ( meja penelitian) satu orang bisa 20 menit” ujarnya. Wajib pajak lain bahkan sudah mengantri dari jam 12.00 sampai saat ini (15.04) baru di panggil ke meja peneliti.” Saya dari jam 12 udah di tinggal makan,solat, ngisi ini  (form pajak) tapi masih belum juga” keluhnya.

Baca Juga  Wajah Wonogiri Memerah, Kenapa??
Dua meja pemeriksa dan satu meja penerima/nrp-batas.id

Batas akhir penyampain SPT Tahunan wajib pajak badan adalah tanggal 30 April 2017, artinya tinggal 5 hari lagi. Tetapi petugas peneliti hanya dua dan itupun lama dalam proses penelitian dokumen wajib pajaknya.

Salah satu petugas peneliti hanya tersenyum,tidak memberikan jawaban apapun saat kami tanya perihal lambatnya pelayanan dan kenapa hanya dua personil yang bertugas memeriksa kelengkapan dan kebenaran dokumen pajak wajib pajak, tidak di tambah petugas penelitinya pada saat wajib pajak banyak.

NRP- BATAS.ID