Langkah Jitu MSI Kuasai Pasar eSports Indonesia
  • eSports kian populer di mata kaum milenial global dan Indonesia.
  • Sebagai vendor perangkat gaming, MSI pun ketiban “rezeki nomplok”.

Jakarta, TechnoBusiness ID ● Seiring semakin banyaknya kaum milenial,  permainan olahraga elektronik (eSports) di berbagai negara juga semakin populer. Permainan yang sarat teknologi itu diperkirakan bakal terus tumbuh pesat setiap tahunnya.

Jika merujuk pada laporan “2018 Global eSports Market Report” yang dirilis Newzoo, periset pasar game global yang berbasis di Amsterdam, Belanda, nilai pasar eSports global hingga akhir 2018 mencapai US$905,6 juta.

Baca Juga: Go-Viet Disambut Baik di Vietnam

Lebih dari itu, dua tahun lagi kompetisinya diprediksi bakal menjadi industri yang menghasilkan angka hingga US$125 miliar. Besaran industri itu tentu saja akan mendongkrak kebutuhan perangkat game seantero jagat.

Baca Juga  Erick Hadi Talked About Hard Choice in His Life and Career

Market Research, penyedia data intelijen pasar yang berbasis di Maryland, Amerika Serikat, menyebut pasar gaming peripheral global pada 2017 tercatat sebesar US$2,44 miliar. Pada 2023, angka itu akan berubah menjadi US$4,30 miliar.

Yang termasuk dalam gaming peripheral di antaranya perangkat dan teknologi gaming, termasuk controllers, keyboards, dan gaming mice. Permintaan gaming peripheral dengan pertumbuhan tercepat diyakini berasal dari kawasan Asia Pasifik, termasuk Indonesia.

Baca Juga: Teknologi di Balik Kesibukan Iwan Sunito 

Oleh karena itu, sebagai salah satu vendor perangkat game terkemuka di dunia asal Taiwan, Micro-Star International (TWSE: 2377), secara terang-terangan menggarap pasar Indonesia secara serius. Untuk itu, beberapa strategi telah dijalankan.

Baca Juga  Membendung Sinyal Singa di Bumi Garuda

Sebagai contoh, dari 15 sponsor yang digelontorkan MSI di seluruh dunia, salah satu tim eSports di Tanah Air juga mendapat jatah. MSI mensponsori TEAM nxl>, tim eSports tertua di negeri ini. “Kami melihat pertumbuhan eSports di Indonesia semakin baik dan semakin diakui oleh banyak industri, tidak sebatas industri komputer dan game semata,” ungkap Marketing Channel Department MSI Trisha Chuang.

Pernyataan Trisha bukan omong kosong belaka. Buktinya, dalam kejuaraan Asian Games ke-18 di Jakarta dan Palembang yang baru saja usai pada 2 September lalu, dua gamer Indonesia berhasil memperoleh medali emas dan perak dari cabang olahraga eSports. Satu emas melalui game Clash Royale dan satu perak dari game Heartstone.

Baca Juga  Situs Properti UrbanIndo Berubah Jadi 99.co

Baca Juga: Dahsyat! Apple Jadi Perusahaan US$1 Triliun

MSI juga mengadakan siaran online eSports profesional dan siaran langsung kompetisi-kompetisi teknologi seperti DreamHack dan PAX MSI. Perusahaan yang berkantor pusat di Distrik Zhonghei, Taipei, itu juga seringkali mengadakan turnamen Masters Game Arena secara online maupun offline.

Strategi itulah yang menguatkan MSI sebagai merek perangkat game di pasar Indonesia. Berdasarkan pernyataan perusahaan, MSI berhasil menguasai 20% pasar laptop gaming nasional. Karena meyakini strateginya cukup berhasil, MSI menargetkan akan memperoleh pangsa pasar dua kali lipat pada akhir tahun nanti.●

—Ivan Darmawan, TechnoBusiness ID ● Foto: MSI

Artikel Asli