BATAS.ID~Bekasi–Prihatin dengan musibah gempa bumi yang terjadi di Lombok beberapa waktu lalu yang meyisakan kesedihan bagi warga Lombok dan sekitarnya, Selasa siang, 11 September 2018, beberapa komunitas Se-Bekasi menggelar penggalangan dana untuk korban gempa Lombok di Bekasi.

Secara bersama, seniman dan berbagai komunitas diantaranya KSB (Komunitas Seniman Bekasi), Paguyuban ASRI, Paguyuban JATIROSO, Paguyuban PGGW, Sound Jaya Abadi, dan semua Seniman Campur Sari dan Artis Sony Jos serta Pengembang Perumahan Mutiara Gading Timur mengadakan penggalangan dana untuk korban gempa Lombok di area Jalan Boulevard Mutiara Gading Timur Bekasi.

Kegiatan ini diinisiasi oleh ketua Lintas Paguyuban Se-Bekasi, Giharjo, MM. Giharjo mengajak anggota paguyuban yang ada di Bekasi untuk bersama -sama turut membantu korban gempa di Lombok.

Baca Juga  Damin Sada, Jawara Bekasi Beri Dukungan Kepada Anies - Sandi

“Marilah kita bersama-sama berempati saudara-saudara yang saat ini membutuhkan uluran tangan kita. Tanpa kita sadari dengan sedikit pergerakan ini akan memperingankan beban mereka.” Seru Giharjo.

Seluruh hasil penggalangan dana ini langsung di donasikan melalui Ustadz ANWAR MUSADDAD, selaku koordinator penyaluran dana korban gemoa Lombok di wilayah Bekasi Timur.

Giharjo menyampaikan terima kasih yang tak terhingga kepada seluruh seniman pelaku seni dan penikmat seni serta para donatur atas partisipasinya dalam penggalangan dana ini.

Di tempat yang sama, Gondes, salah satu seniman asal Pacitan yang berpartisipasi dalam pengalangan dana ini mengaku bahagia bisa membantu korban gempa.

” Bahagia banget, bisa membantu sodara yang membutuhkan, walaupun mugkin tidak seberapa, tapi mudah mudahan bermanfaat” ujar Gondes.

Baca Juga  Longsor Brebes, Belasan Orang Masih Tertimbun

Setidaknya, kata Gondes, kami masih memiliki rasa simpati dan sedikit membantu meringankan beban mereka.

“Bukan hanya mengumpulkan dana, tapi di acara ini kami merasa menjadi saudara, bahkan kebersamaan dalam perbedaan semakin kuat, meski kami dari berbagai komunitas yang berbeda- beda di sini kami menjadi satu dalam kebersamaan” ujar Gondes.

NRP