Samsung Galaxy S8 resmi meluncur ke pasar .

Kehadirannya dinilai menjadi pertaruhan Samsung lantaran kegagalan produk Galaxy Note7 tahun lalu.

 

  BATAS.ID~NEW YORK – Samsung, vendor ponsel pintar asal Korea Selatan, hari ini (29/03/17)resmi meluncurkan Samsung Galaxy S8 di dua kota besar sekaligus, yakni New York, Amerika Serikat, dan London, Inggris. Peluncuran itu amat ditunggu-tunggu konsumen sekaligus pengamat teknologi setelah Samsung gagal memasarkan Galaxy Note7 yang bermasalah dengan baterainya tahun lalu dan mengantarkannya mengalami kerugian hingga US$5 miliar.

 

Galaxy S8 tentu menjadi pertaruhan bagi Samsung. Jika ponsel pintar berdimensi 148,9 x 68 x 8 milimeter dengan layar 5,8 inci itu sukses di pasar, citra Samsung akan membaik. Namun, sebaliknya, jika gagal, kepercayaan konsumen akan runtuh. Periset pasar ReportLink mencoba mencari tahu apakah masyarakat masih percaya terhadap Samsung dengan mewawancarai 502 respondel secara online di Amerika Serikat selama 23-24 Maret 2017.

Dari hasil survei ReportLink itu diketahui ternyata pasar masih loyal terhadap Samsung. Sebanyak 81% pengguna ponsel pintar yang disurvei masih yakin dengan keamanan produk Samsung, dan 52% responden memercayai jika kualitas Samsung Galaxy S8 akan lebih baik daripada produk sebelumnya. Bahkan, lebih dari separuh responden (56%) menyatakan berminat untuk membeli ponsel pintar baru keluaran Samsung itu.

Setelah diluncurkan, Samsung Galaxy S8 mulai dipasarkan secara pre-order pada 7 atau 10 April dan dapat digenggam oleh pemesan mulai 21 April mendatang. Samsung menjelaskan untuk peluncuran di pasar-pasar di luar Amerika Serikat dan Inggris akan segera menyusul. Apakah produk tersebut akan mulus di pasar? “Yang pasti, loyalitas pelanggan mereka justru lebih kuat daripada sebelumnya karena 9 dari 10 responden mempertimbangkan merek Samsung untuk pembelian berikutnya,” terang ReportLinker.**

BATAS.ID/—Philips C. Rubin, TechnoBusiness ● Foto-Foto: ReportLinker, Samsung