• Dari total 102 pendiri startup Seri A Indonesia, kebanyakan pernah mengenyam pendidikan di luar negeri.
  • Perbandingannya, ada 32 lulusan pascasarjana dari universitas mancanegara dan 4 dari universitas lokal.

 

KUALA LUMPUR – iPrice Group, situs pembanding harga yang berbasis di Kuala Lumpur, Malaysia, bekerja sama dengan Venturra, pemodal ventura asal Indonesia, baru-baru ini merilis data tentang latar belakang pendidikan para pendiri startup lokal Tanah Air.

 

Dari total 102 pendiri, 58 di antaranya merupakan sarjana dari perguruan tinggi di luar negeri, sedangkan 44 lainnya lulusan Indonesia. Dan, dari seluruh pendiri startup yang disurvei dengan ketentuan telah mendapatkan pendanaan Seri A, hanya 4 orang yang pascasarjananya juga lulusan universitas dalam negeri, 32 orang lainnya jebolan luar negeri.

CEO Fabelio Marshall Tegar Utoyo, misalnya, ia lulusan University of Sydney; CEO Investree Adrian A. Gunadi merupakan alumnus Rotterdam School of Management, Erasmus University; Chief of Product Ruang Guru Iman Usman jebolan Teachers College of Columbia University.

Baca Juga  Tower Bersama Tawarkan Obligasi Senilai Rp700 Miliar

Pada level Master of Business Administration (MBA), 16 dari 18 pendiri belajar di luar negeri. Namun, dari seluruh pendiri yang disurvei, rata-rata justru bukan lulusan jurusan teknologi, walau banyak juga yang pernah mengenyam jurusan ilmu komputer.●

BATAS.ID | TechnoBusiness ID | Ilustrasi: iPrice Group