Batas.id~Jakarta -Berbicara soal olah raga mungkin hampir setiap kalangan mengetahui, tapi sejenak kita melirik olah raga cabang Tae Kwon Do. Jenis olah raga ini berasal dari negeri Gingseng (Korea Selatan) kemudian berkembang pesat di Indonesia. Tahun 1975 Mauritsz Dominggus adalah orang pertama yang memperkenalkan jenis olah raga Tae Kwon Do di Indonesia. Berdasarkan namanya: Tae berarti kaki, Kwon berarti pukulan/tinju dan Do berarti sistem seni/cara.

img_20160927_225920.jpg

Jadi “Taekwondo” itu adalah Seni bela diri kaki dan tangan.Tahun 1996 di Atlanta kali pertama Olimpiade Cabang Taekwondo di selengarakan dan Indonesia berhasil membawa 4(empat) Mendali, yang terdiri dari 3(tiga) Mendali Perak dan 1(satu) Perunggu. Atlit Indonesia yang membawa mendali perak yaitu Susilo Wati, Rahmi Kurnia dan Dire Richard, sedangkan Medali Perunggu di usung oleh Yefi Triaji.

Baca Juga  Diam-diam Andik Vermansyah Mengagumi Raisya
Founder-Sbmnim Aditia Setiawan/Foto Denis Priwanda/batas.id

Jakarta 28 September 2016 waktu menunjukan pukul 00.00 dini hari, Team Batas sedikit bertanya jawab dengan Sbmnim Adit Setiawan,seusai melatih muridnya di unit THB RT 08-Harapan Indah Bekasi. Sbmnim Adit adalah Founder di sebuah Club Taekwondo yang bernama FACTA dengan Dewan Pembina Master Willem Gerrits. Mereka mempunyai Visi “Be Best People & Country” .Facta Club berdiri tanggal 23 Januari 2013 dengan jumlah murid waktu itu 18 (delapanbelas) orang, tapi sekarang murid Facta mencapai 150 (seratus lima puluh) orang. Kebanyakan murid Facta berusia 10-15th. Itulah cara beliau dalam berkontribusi dalam membangun dan membina atlit sejak dini. Berbagai event dan try out antar dojang guna memupuk jiwa yang mandiri dan melihat sampai sejauh mana anak didinya berlatih.Dengan porsi latihan yang berimbang serta tempat dan sarana yang memadai muridpun nyaman dalam berlatih. Kerja keras, sabar dalam mendidik muridnya dengan harapan ketika muridnya bisa berprestasi.Seiring meningkatnya kemampuan akhirnya pemerintah melirik satu nama dari sekian muridnya, yaitu Kenni Rafael Mumoel (15) saat ini. Dengan tinggi 185 cm dan usia masih terbilang muda serta berbagai perstasi sudah diraih, kini Kenni dilirik oleh Club DKI Capem binaan atlit, khususnya cabang Taekwondo
.

Baca Juga  Kejurnas III & Kejurpov II East Borneo Time Rally 2016

facta club/foto Denis Priwanda/batas.id

Di jakarta ini Taekwondo adalah olahraga yang diminati banyak orang, olah raga ini cepat berkembang di kota-kota besar  di indonesia, khususnya di Jakarta. Demi memajukan olahraga tersebut, pemerintah DKI dan Jawa Barat sering menyelenggarakan event kejuaraan. Itu semua di lakukan untuk mencari bibit-bibit atlit Tae Kwo Do di Indonesia. Ayooo..maju Taekwondo Indonesia.

Unit THB-Bekasi Harapan indah/foto Denis Priwanda/batas.id

Save