BATAS.ID~Ponorogo-Sulit di percaya, tapi nyata adanya, seorang nenek, Sri biasa disapa, sebatangkara dan sudah senja.

Bukan itu saja yang mengiris hati dari nenek Sri, ia yang tidak bisa melihat dan tinggal di sebuah rumah yang sangat sempit, tidak ada  apapun di sana  selain tempatnya tidur (bale), tempat tinggalnya tidak lebih dari 2x4M, itupun masih Terhimpit rumah tetangganya dan hampir tidak ada akses masuk ke rumahnya, hanya ada satu gang yang tidak lebih dari 30CM untuk masuk ke rumahnya. 

Gang sempit satu-satunya akses masuk ke rumah nenek Sri

Untuk bertah hidup ia hanya mengandalkan belas kasih dari tetangga,ironis memang hidup di tengah kota namun luput dari perhatian pemerintah, yang semestinya memberikan perhatian kepada warganya. Beruntung, tetangga nenek Sri orang-orang yang baik, selama ini tetanggalah yang merawatnya, dan salah satu tetangga memberikan akses keluar masuk melalui pintu dapurnya, karena jika di bebaskan keluar masuk di khawatirkan nenek Sri hilang.

Baca Juga  Ribuan Warga PSHT Ikuti Bumi Reog Berdzikir

Dirumah sempit itu semua aktifitas nenek Sri dilakukan, tidur, duduk dan Mandi di lakukan di ruang yang sama.

Nenek Sri tidak memiliki sodara, tidak pernah menikah, terlalu sulit untuk memggambarkan kondisi nenek Sri, yang jelas sangat memprihatinkan, butuh uluran tangan dan kepdulian Kita serta perhatian dari pemerintah setempat.

Tempat tinggalnya nenek Sri yang sempit itu berada di tengah Kota Ponorogo, Jl. Argopuro Gg.1 Kelurahan Bangunsari RT 04 RW 01 Kecamatan Ponorogo Kabupaten Ponorogo dan disana benderanya masih merah putih.
Minggu,15/10/2017 Tim Relawan Aku Cinta Ponorogo Peduli (ACPP) menyambangi nenek Sri, tidak banyak infomasi yang bisa di gali tentang nenek Sri, dan beberapa orang juga enggan memberikan keterangan.

Baca Juga  Ibu Peni 30th Jualan Pecel di Ragunan

Yusuf Santoso, Koordinator ACP Peduli berharap banyak pihak yang tergugah hatinya untuk membantu nenek Sri untuk memberikan kehidupan yang layak. “mudah mudahan lebih banyak lagi yang tergugah hatinya untuk membantu nenek Sri, baik pribadi, badan usaha,lembaga maupun komunitas, kondisinya memprihatikan dan sangat membutuhan bantuan” jelas Yusuf.
Kami, Akhir bulan ini, kata Yusuf akan memberikan sedikit bantuan yang kami kumpulkan dari para relawan, dalam dua pekan kedepan mudah- mudahan terkumpul dan tim siap untuk memberikan bantuan.

Bagi siapapun yang ingin membatu bisa langsung atau melalui ACP Peduli, sekretariat Warkop WiFi Bajil Jl. Serakung 11 Purbosuman, Ponorogo dan Warkop Ukel Jl. Ukel 46 Kerto Sari, Ponorogo, CP: 082139865550 atau WA : 087758666675 dengan Yusuf Santoso.

Baca Juga  Aksi Pasar Rakyat Komunitas Cinta Bangsa "Stop Brutalisme Terhadap Rakyat Kecil"

NRP