©batas.id/foto : dina meidiana/pecel ndeso

Batas.id~SOLO-“Pecel Ndeso” yang dalam bahasa Indonesia berarti Pecel Desa. Bukan karena dari desa awal mula Pecel ini ada, tetapi karena isi dari Pecel ini yang berbeda.

Pecel Ndeso ini menggunakan nasi merah bukan nasi putih seperti Pecel biasa lainnya. Bumbunya pun bukan bumbu kacang tetapi bumbu wijen. Karena warna nasi tidak putih dan juga wijen hitam yang digunakan sehingga terlihat tidak bersih dan disebut Pecel Ndeso.

©batas.id/foto : dina meidiana
©batas.id/foto : dina meidiana

“Isian Pecel ini tidak sama kayak Pecel biasanya, ini ada jantung pisang juga ada daun keningkir sama kembang turi,” Terang Yu Darmi

Pecel Ndeso Yu Darmi buka setiap Senin sampai Sabtu di Alun-alun Kidul dari jam 05.30 pagi. Untuk hari Minggu buka di car free day di dekat Gladak.

Baca Juga  Festival Bamboo Biennale 2016

“Saya tiap Minggu aja kesini, sekalian dari gereja terus sarapan disini. Enak sekali soalnya saya suka sayur,” kata Bu Tuti salah satu pelanggan dari Pecel Ndeso Yu Darmi.

Cukup dengan harga Rp. 5.000,- sudah bisa menikmati sarapan sehat dan juga enak.

Dina Meidiana-Batas.id