BATAS.ID~Semarang–Semua orang terlahir ke dunia memiliki hak untuk sejahtera yang sama, namun cara dan jalan yang dilalui setiap orang berbeda, sehingga pencapaian tingkat kesejahteraannyapun berbeda. Setiap orang memiliki aset potential dan aset mental untuk mencapai sejahtera, Edi Susanto, Pemilik Pesantren Financial, membagikan catatan rahasianya ke-9 kepada anda  terkait asset potensial dan asset mental yang kita miliki dan dapat kita optimalkan untuk mencapai kesejahteraan. Berikut catatan lengkapnya, semoga memberikan inspirasi dan  pencerahan.

Mengapa Aku Tidak Kunjung Sejahtera? 

Sahabatku yang powerful, apa kabar bahagia Anda hari ini?

Pernahkah terbersit pertanyaan dalam benak Anda: “Mengapa aku tidak kunjung 

sejahtera?”

Jika ya, Secret Note kali ini, khusus untuk Anda sebagai jawaban dan solusi atas kegundahan hati Anda?

Mari kita mulai!

Setiap orang yang terlahir kedunia ditakdirkan untuk sukses, bahagia dan kaya. Namun, hanya sedikit yang memenuhi takdirnya dan sebagian besar justru membatalkan takdirnya tersebut.

Baca Juga  Proses Pembelajaran Demokrasi Sesungguhnya

Pembeda antara orang yang memenuhi takdir kesejahteraannya dengan yang membatalkan adalah PERTUKARAN yang dilakukan oleh keduanya:

• Orang yang banyak dan sering melakukan pertukaran akan menuai kekayaan yang melimpah.

• Orang yang sedikit dan jarang melakukan pertukaran akan memanen kemiskinan yang menyengsarakan.

Apa yang harus dipertukarkan untuk bisa hidup kaya dan berkelimpahan?

Pertukarkan aset potensial menjadi aset mental lalu gunakanlah untuk ditukar dengan aset material? 

Itulah jawabannya.

Apa yang dimaksud dengan aset potensial, mental dan material?

Mari kita kenali lebih dekat ke-3 aset pengundang kekayaan tersebut !

ASET POTENSIAL

Setiap bayi yang lahir, Tuhan anugerahkan potensi dengan kuantitas dan kualitas yang sama. Jika ada yang cacat atau memiliki kekurangan, akan ada kelebihan yang ditambahkan yang sering kali tidak terlihat oleh kebanyakan orang. 

Baca Juga  Memperbesar Rejeki

Aset potensial yang Tuhan anugerahkan terdiri dari:

• Otak

• Hati

• Tubuh

2. ASET MENTAL

Pada aset mental ini, Tuhan izinkan manusia untuk menetapkan kuantitas dan kualitasnya, sehingga memunculkan 2 kubu. Kubu yang mengasah terus pikirannya menjadi kreatif. 

Mengendalikan emosi untuk mentenagai tindakan. Menjaga kesehatan tubuh untuk menunjang aktivitas. Kubu yang lain menelantarkan pikirannya sehingga membuatnya buntu, Dikendalikan oleh emosi sehingga membuatnya penakut dan penuh keraguan serta mengabaikan tubuhnya sehingga mudah sakit. Anda mau bergabung ke kubu yang mana?

Aset mental Tuhan anugerahkan dalam bentuk: 

• Pikiran

• Perasaan (emosi)

• Kebebasan kehendak

3. ASET MATERIAL

Aset inilah yang sering menjadi target kesejahteraan banyak orang. Aset yang kasat mata. 

Baca Juga  Finhacks BCA Hasilkan Tiga Aplikasi Digital Banking Terbaik

Namun ingat, urutannya tidak boleh terbalik untuk memuluskan jalan Anda dalammenciptakan kesejahteraan. Mari kita urutkan !

• Pengetahuan (ilmu)

• Kenalan (orang)

• Uang (finansial)Gunakan pengetahuan Anda untuk menarik orang yang Anda butuhkan. Dengan orang dan tim yang sudah Anda bentuk, uang akan mudah Anda tarik. Enak kan?

Jadi, jawaban atas pertanyaan: “Mengapakah aku tidak kunjung kaya?” adalah : Karena Anda tidak banyak dan sering melakukan pertukaran.

Solusinya adalah:

Pertukarkan aset potensial Anda dengan aset mental Anda lalu pertukarkan lagi dengan aset material yang Anda inginkan.

Sudahkah Anda melakukan pertukaran cukup besar dan sering, sahabatku yang powerful?
Salam Powerful

Edi Susanto