• Expedia menanamkan investasi ekuitas senilai US$350 juta ke Traveloka.
  • Investasi itu menggenapi investasi yang diperoleh Traveloka selama dua periode terakhir pendanaan menjadi total US$500 juta.

 

BATASTECHNO~ Expedia Inc. (Nasdaq: EXPE), perusahaan layanan perjalanan online terbesar di dunia yang berbasis di Bellevue, Washington, Amerika Serikat, baru saja melakukan aksi korporasi dengan menanamkan primary minority investment senilai US$350 juta ke Traveloka Holding Limited, layanan perjalanan online terkemuka di Asia Tenggara berbasis di Jakarta.

 

Investasi perusahaan yang mengoperasikan banyak layanan perjalanan online, di antaranya Expedia.com, Hotels.com, dan Trivago.com itu telah menggenapi investasi ekuitas yang diperoleh Traveloka selama dua periode pendanaan terakhir menjadi US$500 juta. Selain Expedia, pemodal-pemodal ventura (venture capital) yang turut berkontribusi antara lain East Ventures, Hillhouse Capital Group, JD.com, dan Sequioa Capital.

Bagi Expedia, investasi tersebut merupakan langkah strategis perusahaan dalam memperluas jaringan selayaknya bermitra dengan Hotels.com, Trivago, Travelocity, dan lain sebagainya. Dengan begitu, perusahaan memperoleh pasokan hotel yang semakin banyak, sedangkan Traveloka memperoleh lebih banyak daftar pilihan akomodasi internasional yang dapat ditawarkan kepada pelanggannya.

 

 

“Traveloka jelas merupakan pemimpin pasar penyedia layanan perjalanan di Indonesia dan berekspansi dengan agresif ke seluruh pasar di Asia Tenggara,” kata Dara Khosrowshahi, Presiden dan CEO Expedia Inc. di Bellevue, minggu lalu. “Kami amat gembira dapat terus memperluas kehadiran perusahaan di Asia, belajar dari tim Traveloka yang berbakat, serta menyediakan pilihan layanan perjalanan yang lebih beragam bagi Traveloka dari pelancong Expedia di seluruh dunia.”

Sementara Ferry Unardi, Co-founder sekaligus CEO Traveloka, menyatakan kemitraan tersebut menjadikan Traveloka fokus pada pertumbuhan yang terus berlanjut di sektor perjalanan online. “Kemitraan yang diperluas memberikan Traveloka akses bagi sejumlah akomodasi internasional yang unik dan beragam. Kami berharap dapat bekerja sama dengan Expedia untuk mengembangkan layanan kami di Asia dan kawasan lainnya.”

Kemitraan dengan Traveloka juga akan memperbesar peluang Expedia dalam meraih pendapatan dari pasar pariwisata di Asia Tenggara yang amat prospektif. Sebab, industri pariwisata di kawasan ini sedang berkembang pesat dan pada 2017 diperkirakan bernilai US$83 miliar.

Sejak didirikan oleh Derianto Kusuma, Ferry Unardi, dan Albert di Jakarta pada 2012, Traveloka sendiri telah menjalin kemitraan dengan lebih dari 100 maskapai domestik dan internasional dengan 200.000-an rute di seluruh dunia, berbagai akomodasi mulai dari guest house, homestay, vila, resor, apartemen, hingga hotel mewah, dan 40 opsi pembayaran di Indonesia, Thailand, Vietnam, Malaysia, Singapura, dan Filipina.

BATAS.ID- TechnoBusiness |Foto-Foto: Expedia, Traveloka

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here