Edi Susanto, Konsultan Keuangan Keluarga, Motifator dan Penulis Buku/ Edi

BATAS.ID~Semarang–Perlu jawaban atas pertanyaan diatas? ya, banyak yang mengira banyaknya orang miskin karena sulitnya lapangan kerja, tidak salah ! sesungguhnya setiap manusia diciptakan Tuhan dengan kesempatan dan jatah rejeki yang sama, namun cara dan jalan yang ditempuh berbeda, sehingga muncul perbedaan tingkat rejeki dan kesejahteraan yang diperoleh setiap orang, nah… berikut Catatan Rahasianya Edi Susanto, Konsultan keuangan keluarga dan seorang motifator yang senatiasa berbagi pengetahuan dan pengalamannya, supaya kita memahami jalan rejeki untuk mencapai kesejahteraan,  semoga memberi #inspirasi dan pencerahan.

MENGAPAKAH MASIH BANYANG ORANG MISKIN ?

Sahabatku yang powerful, apa kabar bahagia Anda hari ini? Mari pada sapa saya yang ke-12 ini, kita melakukan penghitungan :

1. Berapa banyak alasan yang menjadikan Anda tidak bisa sejahtera?

2. Berapa banyak solusi untuk menjadikan Anda bisa sejahtera? Apakah Anda menjawab: “banyak” untuk pertanyaan ke-1 dan: “tidak ada atau tidak punya” untuk pertanyaan ke-2? Hati-hati, Anda masuk ke penyakit miskin mental yang mengundang kemisikinan finansial.

Secret Note pagi ini akan meresepkan obat bagi kemiskinan akut di atas. Berikut ini Obat Tolak Miskin: Jalan rezeki banyak sekali. Orang sakit & sehat mendatangkan rezeki. Orang bodoh & pintar mengundang rezeki. Orang susah & senang menarik rezeki. Alat untuk mendatangkan rezeki juga sangat beragam: tulisan, perkataan, tubuh. Mengapakah masih banyak orang yang miskin, sahabatku yang powerful? Siapa yang masih menyangsikan beragamnya jalan dan kendaraan untuk menjemput rezeki? Mari kita susuri jalan dan alat penjemput rezeki! Jalan Penjemput Rezeki

1. Orang sehat adalah jalan rezeki pengusaha restoran atau pemilik warung, guru senam, semua pedagang keperluan hidup (sembako), pegawai, dan masih banyak lagi. Orang sakit merupakan jalan rezeki dokter, Rumah Sakit, Apotek, dukun, dan masih banyak lagi.

2. Orang Pintar adalah jalan rezeki universitas, sekolah, lembaga penelitian dan
seterusnya. Orang bodoh adalah jalan rezeki bimbingan belajar, sekolah, tempat kursus atau pelatihan dan sebagainya.

3. Orang senang adalah jalan rezeki toko pakaian, perhiasan dan sebagainya Orang susah adalah jalan rezeki pelawak, penghibur dan sebagainya.

4. ……………………(Silakan Anda tambahkan daftarnya) Jadi, beragam kondisi yang berlawanan pun memberikan jalan rezeki yang tidak terhitung banyaknya. Pribadi yang tidak bersedia untuk berjalanlah yang membuat jalan-jalan rezeki itu tidak mengantarkannya kepada kemakmuran yang diidamkannya.

Alat Penjemput Rezeki Seperti halnya jalan rezeki, alat penjemput rezeki juga melimpah ruah, diantaranya:

1. Tulisan adalah jalan rezekinya penulis, wartawan, sastrawan dan sejenisnya.

2. Perkataan adalah jalan rezeki pembicara, DAI, tukang jamu dan sejenisnya.

3. Tubuh adalah jalan rezekinya artis, guru senam, penari, pemain sirkus dan sejenisnya.

Jadi, beragam alat penjemput rezeki sudah Tuhan anugerahkan kepada setiap insan. Hanya saja banyak orang yang tidak menggunakannya dengan optimal atau tidak mengembangkannya sehingga kemakmuran tidak kunjung datang. Sahabatku yang powerful, sudahkah Anda melakukan perjalan melewati jalan-jalan rezeki yang baik buat Anda ? Sudahkah Anda mengoptimalkan pengunaan alat- alat rezeki yang telah Tuhan anugerahkan kepada Anda?

Salam Powerful

Edi Susanto