Warga RT 02 menyambut tahun baru dengan menyembelih kambing/foto: dok.joko w ©batas.id

batas.id~WONOGIRI-Kemeriahan menyambut datangnya tahun baru 2017 ternyata tidak hanya nampak diperkotaan saja, di desa-desa yang pelosok pun juga ikut menyambut datangnya tahun baru. Seperti yang terlihat disalah satu RT di Dusun Jladri, Desa Pucung, Kecamatan Kismantoro, Kabupaten Wonogiri. Masyarakat di RT. 02 RW. 01, menyambut datangnya tahun baru dengan menyembelih kambing.

Menurut keterangan dari salah satu tokoh pemuda di RT tersebut, acara ini digelar bertujuan untuk mengkondisikan para pemuda agar tidak melakukan hal-hal yang negatif dan juga sebagai sarana berkumpul semua warga RT.

“Intinya, acara ini bertujuan untuk mengumpulkan para pemuda khususnya, agar tidak kena pengaruh untuk hura-hura dan minum minuman keras,” jelas Joko Wardoyo.

Baca Juga  Siswa MTs Hanyut Saat Outbond di Wana Wisata Grape Madiun

Lebih jauh Joko Wardoyo menambahkan, jika acara tersebut terselenggara berkat kerja bareng sesama warga. “Awalnya ini, kita dapat hadiah pas menang voli plastik, terus kekurangannya kita iuran seikhlasnya, yang tidak juga gak apa-apa,” tambah Joko lagi.

Warga RT. 04 menyambut tahun baru dengan acara yang sederhana/foto: dok. triyanto ©batas.id
Warga RT. 04 menyambut tahun baru dengan acara yang sederhana/foto: dok. triyanto ©batas.id

Sementara itu, ditempat terpisah namun masih dalam satu dusun Jladri, Desa Pucung, tepatnya di RT. 04 RW. 01, warga RT juga berkumpul untuk menyambut tahun baru, meski tidak dengan merayakannya secara meriah, cukup berkumpul, makan-makan sambil melihat hiburan hingga menjelang pergantian tahun.

Keterangan dari salah satu tokoh masyarakat di RT tersebut, Triyanto, acara tersebut semula tidak direncanakan namun karena kebetulan bertepatan dengan arisan dan koperasi RT maka sekalian digelar acara menyambut tahun baru.

Baca Juga  Ratusan Orang Histeris Karena Ulah Reog Ini
Para ibu warga RT. 04 tak ketinggalan juga ikut menyambut tahun baru/foto: dok. triyanto ©batas.id
Para ibu warga RT. 04 tak ketinggalan juga ikut menyambut tahun baru/foto: dok. triyanto ©batas.id

“Tidak ada rencana, tapi karena ada pertemuan arisan, sekalian “melekan” nunggu tahun baru,” terang Triyanto.

Apapun yang dilakukan untuk menyambut pergantian tahun baru 2016 ke 2017, semata-mata dilakukan karena rasa syukur dengan harapan semua hal dapat menjadi lebih baik dibandingkan sebelumnya serta sebagai wujud rasa cinta tanah air terhadap bangsa dan negara Indonesia. (gw)