Nilai Bisnis Perawatan Armada Udara di ASEAN Mencapai US$5,8 Miliar
Landing Gear Services di AAR

London, TechnoBusiness ● Bisnis maintenance, repairs, and overhaul (MRO) armada udara di Asia Tenggara tahun ini, menurut Aviation Week, diperkirakan mencapai US$5,8 miliar.

Baca Juga: 10 Tren Tekonologi Teratas 2018 Versi IEEE Computer Society

Di pasar Asia Pasifik, nilai bisnis tersebut diperkirakan meningkat 4,3% per tahun yang pada 2017 bernilai US$22,6 miliar.

Pesatnya pertumbuhan bisnis MRO di kawasan ini menjadikan persaingan antar penyedia layanan semakin ketat. “Biaya MRO telah dan selalu menjadi tantangan bagi seluruh maskapai penerbangan di dunia,” ungkap Trinh Quoc Cuong, Commercial Director Vietstar Aero Engineering.

Untuk itu, pada 7-8 Maret 2018 perwakilan-perwakilan perusahaan MRO akan berkumpul dalam ajang diskusi MRO East Asia di JW Marriot Hanoi, Vietnam, guna mendiskusikan perkembangan terbaru industri transportasi udara berikut MRO-nya.●

—Richard O. Kimberly, TechnoBusiness ● Foto-Foto: AAR

 

Artikel Asli