BATAS.ID~Singapura–Kampus berkapasitas 1.200 siswa tersebut menjadi salah satu sekolah berbiaya relatif murah (moderate-fee) yang terbesar di Singapura.

One World International School (OWIS), pemenang tender yang diikuti banyak peminat, diadakan oleh Pemerintah Singapura untuk sekolah internasional berbiaya relatif murah pertama di kelasnya, membuka kampus baru berkapasitas 1.200 siswa. Pembukaan kampus yang diadakan minggu ini disambut dengan sangat baik, meski dimulai pada pertengahan tahun akademik.

Kampus OWI 
Kampus OWI

Berdiri di atas lahan seluas 3,2 hektar, OWIS Nanyang memiliki daftar tunggu yang panjang untuk pendaftaran tahun akademik Agustus 2018. Ini adalah kampus kedua bagi OWIS, yang pertama kali membuka sekolah di Singapura pada 2008.

Baca Juga  ​BENCANA BANJIR DAN LONGSOR PANGANDARAN

Tahun lalu, OWIS memenangkan tender yang diadakan oleh Badan Pengembangan Ekonomi Singapura (SEDB) untuk sekolah internasional berbiaya relatif murah. Tender ini diadakan guna menjawab keprihatinan ekspatriat terkait biaya sekolah yang terus naik dan persaingan masuk.

OWIS Nanyang mematok biaya tahunan untuk sekolah dasar senilai S$17.000 (US$12.700). Angka ini lebih murah hingga 40% dari kebanyakan sekolah internasional. Kurikulumnya meliputi berbagai mata pelajaran inti seperti pendidikan jasmani dan bahasa kedua. Tersedia pula ekstrakurikuler dengan biaya tambahan.

Program akademik yang ditawarkan OWIS mencakup International Baccalaureate Primary Years Programmedan Cambridge’s International General Certificate of Secondary Education. OWIS akan menjadi sekolah untuk program International Baccalaureate Diploma, yang akan segera diluncurkan.

Baca Juga  Hari ini Warga Menemukan Satu lagi Korban Longsor Ponorogo

Kurikulum OWIS memberikan dasar teoretis dan praktis di bidang sains, teknologi, teknik, kesenian dan matematika (STEAM) bagi siswa, sembari menumbuhkan minat pada olahraga, bahasa dan kewirausahaan.

Ruang kelas dilengkapi dengan teknologi pendukung elearning, seperti Apple TV, komputer tablet dan layar LED. Kurikulum dan peraturan sekolah ini menawarkan kesempatan belajar model experential learning dalam lingkungan yang beragam, seperti observasi alam, pertanian, taman dan miniatur hutan hujan.

Siswa OWIS datang dari 40 lebih kebangsaan yang berbeda; tidak ada satu kebangsaan tertentu yang jumlahnya melebihi 30 persen dari jumlah total siswa. Satu kelas dibatasi maksimal 24 siswa untuk memfasilitasi interaksi siswa-guru yang mendalam.

OWIS mempertahankan struktur berbiaya rendah melalui skala ekonomi, layanan yang digunakan bersama dengan organisasi induk Global Schools Foundation – yang telah memenangkan 90 lebih penghargaan di bidang pendidikan selama 14 tahun terakhir – dan kolaborasi dengan berbagai vendor. Berbagai inisiatif yang aman bagi lingkungan membantu menekan biaya yang berhubungan dengan utilities.

Baca Juga  Anak 7 Tahun di Culik dan Dicabuli, Awalnya Diiming-imingi Jajan

Gregor PolsonPrincipal, OWIS, berkata: “Kami gembira kampus OWIS Nanyang diterima dengan sangat baik. Kami berharap dapat menerima lebih banyak siswa pada semester berikutnya. Mereka dapat merasakan kurikulum kami yang unik, serta bertumbuh menjadi warga dunia yang berpengetahuan luas.”

NRP|PRN