Pasar Layanan 5G Bernilai US$123,27 Miliar pada 2025

● Meski sudah dikembangkan, rupanya
teknologi 5G belum secara resmi diluncurkan.

● Nilai pasarnya diperkirakan akan tumbuh 18% per tahun selama lima tahun pascadiluncurkan.

Pune, TechnoBusiness ● Kala negara-negara berkembang baru merambah ke jaringan
telekomunikasi seluler 4G, negara-negara maju telah menginjak ke teknologi 5G. Teknologi
yang satu generasi lebih maju itu mengirimkan data melalui gelombang radio
dengan frekuensi yang berbeda-beda.

Beberapa frekuensi itu bisa
dibedakan menurut tujuannya, seperti aeronautical,
sinyal navigasi maritim, siaran televisi, atau mobile data. Jaringan itu memiliki segala kelebihan yang intinya
lebih cepat daripada 4G. Misalnya, lebih cepat dalam mengirimkan data dan
mendukung penggunaan teknologi Internet of Things (IoT).

Baca Juga  10 Tren Teknologi Teratas 2018 versi IEEE Computer Society

Baca Juga: Teknologi dan Tumpuan Tiens Selanjutnya

Sebab, kecepatan jaringan 5G
mencapai 800 Gbps, 100 kali lebih cepat dari kecepatan 4G. Untuk mengunduh
beberapa film, misalnya, hanya butuh waktu beberapa detik; sebuah pengalaman
yang masih langka saat ini, apalagi di negara-negara berkembang seperti
Indonesia.

Meski telah diperkenalkan,
teknologi 5G belum secara resmi diluncurkan. Vendor-vendor perangkat telekomunikasi
seluler di seluruh dunia menyepakati teknologi terbaru itu akan dirilis pada
2020. Kesepakatan itu tertuang dalam ajang Mobile World Congress di
Barcelona, Spanyol, beberapa tahun lalu.

Vendor-vendor besar seperti Nokia
asal Finlandia, Huawei dari China, dan Ericsson dari Swedia, NTT
Docomo
dari Jepang turut menyepakati poin kongress tersebut. NTT Docomo
berpikir waktu yang tepat untuk peluncuran teknologi 5G adalah saat adanya
penyelenggaraan Tokyo Olympics 2020.

Baca Juga  Bali Jadi Destinasi Wisata Paling Luar Biasa Dunia 2018

Lantas, seberapa besar nilai
pasar layanan 5G nantinya? Menurut MarketsandMarkets, firma riset pasar
yang berbasis di Pune, India, pasar layanan 5G akan tumbuh cukup signifikan
dari US$53,93 miliar pada 2020 menjadi US$123,27 miliar pada 2025.

Melihat pertumbuhan sebesar
itu, MarketsandMarkets menyimpulkan bahwa pertumbuhan rata-rata tahunan selama periode
perkiraan mencapai 18%. Pasar terbesar selama lima tahun itu berada di Amerika
Utara dan operator-operator telekomunikasi seluler di Amerika Serikat
meluncurkan layanan lebih awal.●

—Anil Taba, TechnoBusiness/PRN ● Foto: LGDisplay.com

Artikel Asli