BATAS.ID~Wonogiri–Pasca bentrok anggota dua perguruan silat di Wonogiri beberapa waktu lalu, yang menyebabkan salah satu anggota Kepolisian Resort Wonogiri terluka saat bertugas melakukan pengamanan, dan saat ini masih di rawat di Rumah Sakit.

Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol. Dr.H. Rycko Amelza Dahniel,M.SI dan rombongan mengunjungi Kismantoro, rombongan Kapolda tiba di Mapolsek Kismantoro sekitar pukul 22.30, ikut serta dalam rombongan ini Kapolres Wonogiri AKBP Uri Nartanti Istiwidayati,SIK,MSI beserta PJU Polres Wonogiri.

Turut mendampingi rombobgan Kapolda, Kapolsek Kismantoro Iptu Bambang Suripto,SH dan Camat Kismantoro Djoko Purwidyatmo,S.Sos,MM.

Kunjungan Kapolda ke Kismantoro ini bertujuan mengecek kesiapan personil Polsek Kismantoro dan BKO Brimob Solo serta menekankan untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terkait kejadian perusakan simbol-simbol perguruan dan selalu meningkatkan soliditas TNI-POLRI.

Baca Juga  Polisi Cegah Warga PSHT ke Pacitan

Sebelumnya rekonsiliasi antara PSH Terate dan PSH Winongo dilakukan di halaman Mapolresta surakarta Jl. Adi Sucipto, Manahan Kota Surakarta, pada 9 Mei lalu dipimpin oleh Danrem 074/WRT Kol Inf.Rafael Granada Bay dan dan Kapolresta Surakarta Kombes Pol. Ribut Hari Wibowo.

Setelah rekonsiliasi ini diharapkan tidak ada balas dendam antara kedua pihak, PSH Winongo dengan PSH Terate baik di wilayah Jawa Tengah maupun di Jawa Timur.

Kepolisian meminta agar pelaku menyerahkan diri ke Polres, semua pihak menjaga perdamaian dan kerukunan sehingga suasana kondusif. Kasus ini ditangani Polres Wonogiri.

RUDIANTO