Batas.id~Balikpapan- Patung heroik Monumen Perjuangan Rakyat (Monpera) di depan Makodam VI/ Mulawarman, Jl. Sudirman, Balikpapan, siang tadi tumbang. Karya seni dari semen yang melambangkan sosok tiga rakyat pejuang  itu ditengarai pondasinya rapuh.

Belum ada keterangan resmi, namun peristiwa ini menyita perhatian masyarakat.
Menurut keterangan, patung ini sudah pernah direnovasi. Monpera yang menjadi destinasi wisata ini diresmikan Panglima ABRI Feisal Tanjung, 16 November 1995.

Monumen ini untuk mengenang sejarah penghalangan masyarakat Balikpapan atas kedatangan pasukan tentara Belanda yang memasuki daerah pantai Klandasan. Dari peristiwa ini banyak pejuang Balikpapan gugur.

Monumen Perjuangan Rakyat (Monpera) adalah tugu peringatan untuk mengenang suatu peristiwa bersejarah yang berada di di Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur. Monumen ini diresmikan pada hari kamis, 16 November 1995 oleh Panglima ABRI, Feisal Tanjung.
patung-monpera
Bangunan ini didirikan untuk mengenang dua kejadian bersejarah yang terjadi di Balikpapan. Peristiwa yang pertama adalah usaha penghalangan oleh masyarakat Balikpapan atas kedatangan pasukan tentara Belanda yang memasuki daerah Pantai Klandasan Ilir. Dari peritiwa ini banyak korban berjatuhan dari masyarakat Balikpapan dan tentara Belanda yang membuat daerah ini banyak sekali terdapat jenazah dari pertempuran tersebut. Peristiwa kedua adalah terjadinya pembantaian besar-besaran oleh tentara Jepang terhadap serdadu Belanda untuk memperebutkan sumur Mathilda. Tentara Jepang yang sedang berambisi menguasai dunia berusaha keras mengalahkan tentara Belanda, dan akhirnya Belanda kalah dalam peperangan tersebut, di mana pembantaian menewaskan lebih dari 80 serdadu Belanda beserta dengan Jendral mereka. Selepas peperangan, sumur Mathilda direbut kembali oleh masyarakat Balikpapan. Dari peristiwa ini, maka dibangunlah monumen ukiran batu dengan bentuk tentara Indonesia bersama masyarakat Balikpapan mendirikan bendera merah putih yang melambangkan perjuangan rakyat Balikpapan.

Baca Juga  Musrenbang Desa Gedawung Kismantoro

Monumen Perjuangan Rakyat Balikpapan memiliki ruang diorama yang dibuka untuk umum dan panggung terbuka untuk pertunjukan seni-budaya atau pentas kreativitas remaja. Bangunan dasar monumen dari luar terlihat sebagai tangga menuju Patung Tiga Prajurit yang sedang berusaha mendirikan bendera merah putih menghadap ke pantai. Pada sisi monumen dipenuhi taman yang tertata rapi, dan di bagian belakang tersuguhkan pantai berpasir putih yang indah, sehingga menjadikan monumen ini menjadi salah satu pilihan wisata sejarah.

Hafiz Rizal A-batas.id