• PT Jualan Online Indonesia mengembangkan chatbot pemasaran Bang Joni berbasis teknologi Artificial Intelligence.
  • Bang Joni telah mendapatkan suntikan dana dari investor lokal senilai US$2 juta.

 

BATAS.ID~JAKARTA – Entah ada hubungannya atau sekadar kebetulan, di Amerika Serikat dan Indonesia sama-sama ada Lucy in the Sky, tapi dengan bentuk usaha yang berbeda. Jika di Los Angeles, Lucy in the Sky merupakan nama toko busana online (fashion online store), sedangkan di Jakarta berupa restoran dan bar.

Di Lucy in the Sky, Jakarta, yang terletak di Fairgrounds SCBD Sudirman, pada Kamis (27/4) sore, lebih ramai dari biasanya. Memang di restoran dan bar di tengah kawasan perkantoran dan bisnis itu sedang ada acara peluncuran sebuah aplikasi chatbot komersial berbasis teknologi Artificial Intelligence bernama Bang Joni.

 

Bang Joni dikembangkan oleh PT Jualan Online Indonesia. Bang Joni diciptakan sebagai chatbotkomersial yang menghubungkan dengan pembeli atas produk-produk milik sederatan merchant yang dikerjasamakan. Produk-produk itu misalnya pemesanan jasa transportasi, tiket pesawat, hotel, rekomendasi kuliner favorit, pembelian pulsa, layanan penerjemah, dan lain sebagainya.

Bang Joni menjadi pionir dalam layanan komersial berbasis chatbot yang memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence dalam bentuk teks di Indonesia. Teknologi Artificial Intelligence memudahkan seseorang menggunakan data analytics yang akhirnya mampu memberikan informasi dengan cepat serta melakukan berbagai prediksi untuk menyesuaikan diri dengan kebutuhan sehari-hari pengguna.

CEO BANG JONI DIATCE HARAHAP

CEO Bang Joni Diatce Harahap mengatakan ia dan timnya mengembangkan Bang Joni untuk memberikan fungsi chatbot lebih dari sekadar chatting. “Sesuai dengan slogannya, fitur dan layanan Bang Joni mencerminkan definisi yang real dari Artificial Intelligence itu sendiri, yaitu ‘Pesennya Cepet, Nggak Pake Ribet’,” ungkapnya saat peluncuran.

 

“Sesuai dengan slogannya, fitur dan layanan Bang Joni mencerminkan definisi yang realdari Artificial Intelligence itu sendiri, yaitu ‘Pesennya Cepet, Nggak Pake Ribet’.”

 

Meski berbentuk chatbot, Bang Joni menawarkan kenyamanan berkomunikasi secara lebih informatif, interaktif, dan efisien dibanding e-mail, short message service (SMS), atau panggilan suara sekalipun. Bang Joni akan merespons dengan cepat pertanyaan pengguna melalui percakapan sederhana, personal, dan akurat layaknya manusia.

Per April 2017, pengguna Bang Joni telah mencapai hampir 400.000 orang dengan total transaksi sebanyak 37.224 kali. Dari transaksi sebanyak itu, layanan yang paling laris di Bang Joni yaitu pembelian tiket pesawat. Prosesnya, pengguna tinggal memilih tujuan destinasi, Bang Joni akan langsung mencarikan berbagai pilihan maskapai lengkap dengan harganya.

Untuk layanan itu, Bang Joni bekerja sama dengan Skyscanner. “Melalui kerja sama dengan Bang Joni, kami menghadirkan pengalaman baru bagi masyarakat Indonesia dalam mencari tiket pesawat dengan harga terbaik, yakni melalui format chatting,” ujar Senior Marketing Manager Skyscanner Yulianto Balawan.

 

Keunikan Bang Joni terletak pada kemampuan analitiknya yang tinggi dan terus berkembang. Artinya, Bang Joni dapat mengantisipasi kebutuhan pengguna bahkan sebelum pertanyaan atau permintaan diberikan melalui chat. Sebagai contoh, Bang Joni dapat mengingatkan pengguna untuk mengisi pulsa, menginformasikan prakiraan cuaca atau info lalu lintas, memberikan alert untuk acara-acara penting, dan lain sebagainya.

“Kami percaya bahwa chatbot akan segera menjadi sebuah megatrend yang memiliki pengaruh luas dalam kehidupan masyarakat. Bahkan, pasar korporat sudah mulai melirik teknologi ini karena sumber daya yang dibutuhkan lebih efisien, formatnya interaktif, cerdas, dan bersifat personal,” ungkap Diatce.

 

Layanan Bang Joni makin kuat setelah memperoleh suntikan dana dari investor lokal senilai US$2 juta.

 

Untuk memberikan kemudahan pengguna, Bang Joni bekerja sama secara eksklusif dengan penyedia layanan aplikasi chatting Line. Bang Joni juga akan memperbanyak merchant agar pilihan pengguna makin variatif. Menurut Diatce, layanan Bang Joni makin kuat setelah memperoleh suntikan dana dari investor lokal senilai US$2 juta.

Sejak awal 2017, Bang Joni telah meng-upgrade platformnya ke versi kelas dua dengan tampilan yang lebih menarik, chatting-nya makin seru dan responsif, serta dilengkapi kemudahan pembayaran via dompet virtual BJ Pay. TechnoBusiness: “Layanan ini unik dan memberikan pengalaman baru bagi pengguna di dunia e-commerce.”**

NRP BATAS.ID—Intan Wulandari, TechnoBusiness Indonesia Foto-Foto: Bang Joni

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here