Batas.id~MADIUN-Gempa dahsyat di Aceh yang memakan ratusan korban jiwa, membuat warga Indonesia berduka. Di Madiun, Jawa Timur, para pendekar silat bersatu di acara Car Free Day (CFD) untuk menggalang dana yang bakal disumbangkan untuk para korban gempa di Aceh. Di Car Free Day ini, para pendekar silat menampilkan jurus-jurus silat untuk menghibur para pengunjung. Pada kesempatan ini, banyak sekali perguruan silat yang hadir yang berbeda atribut.

Dahulu di Madiun sangat fanatik almamater masing-masing, berbeda dengan sekarang, Madiun dinobatkan sebagai kampung pesilat, para pesilat pun kini sangat menghargai perbedaan karena mereka menyadari tujuan dari pencak silat adalah olah raga dan untuk berlatih menjaga diri dari bahaya jika terjadi kejahatan yang mengancam.

Baca Juga  Usai Sholat Terawih, Gadis Muslimah AS Ditemukan Terbunuh di Virginia

Ketua Pasukan Perdamaian Pencak Silat Indonesia (PPPSI) Madiun, Abdul Qodir Jaelani, ia sebagai penggerak kegiatan PPPSI peduli bencana Aceh. Ia juga berharap sumbangan dari para pendekar ini berguna bagi para korban bencana dan dapat meringankan beban derita akibat bencana yang terjadi sekitar sepekan ini.

“Pasukan Perdamaian Pencak Silat Indonesia semakin solid, menjunjung tinggi perdamaian dan senantiasa melakukan kegiatan-kegiatan positif untuk masyarakat dan menjadikan pendekar silat yang dihargai bukan untuk di takuti,” harap bung Abdul. (sisw-batas.id)