Para pesilat dari berbagai perguruan berkumpul untuk aksi peduli gempa aceh/foto siswandi/©batas.id

batas.id~MAGETAN-Para pecinta silat menggelar penggalangan dana yang bertajuk ngamen silat untuk Aceh pada hari Minggu, 25 Desember 2016, kemarin. Saat ini mungkin gempa di Aceh dan korban-korban bencana di sana tidak seheboh beberapa minggu lalu, namun para pendekar silat di Magetan menyadari bahwa korban bencana disana masih sangat memerlukan uluran tangan dan bantuan material.

Dalam acara tersebut, para pecinta silat yang tergabung dalam komunitas Pasukan Perdamaian Pencak Silat Indonesia (PPPSI) melakukan pertemuan dan menggalang dana di Alun-alun Magetan, mereka menampilkan hiburan dan atraksi dengan memperagakan jurus-jurus IPSI, yang menampilkan perwakilan dari masing-masing perguruan silat.

Para pesilat dari berbagai perguruan untuk aksi peduli gempa aceh/foto siswandi/©batas.id
Para pesilat dari berbagai perguruan untuk aksi peduli gempa aceh/foto siswandi/©batas.id

Kegiatan ini dihadiri oleh perguruan silat PSHT, PSHW, IKSPI Kera Sakti, Pandan Alas dan masih banyak lagi organisasi silat lainnya. Hasil penggalangan dana tersebut cukup lumayan, terkumpul sekitar 2 juta rupiah, yang akan segera di transfer kepada para korban di Aceh lewat rekening pengurus bencana disana.

Baca Juga  PSHT dan ARPAC Surabaya Meriahkan Ulang Tahun ARPAC Ke-4

Dalam kegiatan hari ini tim batas media mengonfirmasi bapak Sugeng Priyanto Ketua PPPSI Korwil Magetan dari perguruan PSHT (Terate), ia menegaskan, kegiatan ini digelar selain untuk menggalang dana peduli gempa Aceh, juga ingin mengenalkan bahwa pecinta silat itu tidak suka kekerasan dan perkelahian, seperti yang dulu sering didengar masyarakat, mereka yang suka bermusuhan adalah para pendekar silat yang masih dini, yang belum mengerti indahnya perbedaan.

Magetan sendiri dikenal ada organisasi silat besar yang sering berkonflik, ia berharap hadirnya PPPSI di Magetan bisa membawa perdamaian. “Kalau ingin berkelahi kan sudah ada ajangnya, ada tempatnya, Magetan sering mengadakan kejuaraan pencak silat, disana bisa disalurkan hoby nya kalau berkelahi, kalau menang dapat uang,” tegasnya.

Baca Juga  Pendekar Silat Madiun Peduli Aceh

“Bukan berkelahi membawa-bawa nama organisasi yang bisa membuat takut dan meresahkan masyarakat,” pungkasnya. (sis)