Aiptu Agus Widodo/foto:bangka.tribunnews.com/©batas.id

batas.id~Seorang anggota Polisi diketahui bisa mendapatkan uang hingga Rp 40 juta per bulan, padahal ia bukan seorang Jenderal, bahkan hanya berpangkat Aiptu. Sehari-hari ia bertugas di Gerai Sim Satlantas Polrestabes Makassar di Bassement Trans Studio Mall Makassar, Jl. Metro Tanjung Bunga, Makassar, Sulawesi Selatan. Lalu dari mana ia bisa meraup uang Rp 40 juta per bulan??

Eits…..tunggu dulu. Polisi bernama lengkap Agus Widodo ini ternyata selain sebagai anggota Polri, ia juga berprofesi sebagai Bos Pengepul Sampah. Kok bisa…??

Pria kelahiran Wonogiri, 43 tahun yang lalu ini, telah menekuni sebagai pengepul sampah sejak 17 tahun yang silam, tepatnya dari tahun 2000 hingga 2017 ini, ia menjalani dua profesi sekaligus.

Sebagai pria muslim, ia memulai aktifitasnya sejak pukul 05.00 Wita, untuk bangun dan menunaikan shalat subuh. Usai shalat, ia menyiapkan dirinya untuk mengikuti apel pagi pukul 06.00 Wita (waktu Makassar). Selepas apel pagi, ia menjalankan tugasnya mengatur kelancaran arus lalulintas di jalan raya Kota Makassar sampai pukul 07.30 Wita.

Baca Juga  Ibu Peni 30th Jualan Pecel di Ragunan

Dalam melaksanakan tugasnya sebagai pelayan publik di Gerai SIM Trans Mall dimulai pukul 13.00 Wita hingga pukul 19.00 Wita. Sehingga ia memanfaatkan waktu luangnya dari pukul 07.30 Wita sampai pukul 13.00 Wita untuk mengepul sampah olahan. Sampah yang ia kumpulkan itu berada di pinggir kanal Jl. Hertasning, Kecamatan Rappocini, Makassar. Diketahui bahwa lahan tersebut adalah milik Aiptu Agus Widodo, hasil keuntungannya berbisnis sampah olahan.

“Alhamdulilah, sejak awal tahun 2000 saya jalani profesi pengepul. Hasilnya pun berberkah, selain bisa nafkahi keluarga, saya bisa pekerjakan karyawan saya yang berjumlah 7 orang. Rumah dan tanah pun hasil dari usaha ini,” kata Aiptu Agus Widodo, yang dirilis bangka.tribunnews.com edisi Minggu 2 Juli 2017.

Baca Juga  Berapa Jatah Rezeki Manusia?

Agus tak pernah merasa malu mengumpulkan sampah, baginya, sampah adalah uang. Sampah yang di kumpul Agus sendiri dimulai dari botol pecah berwarna coklat, besi tua, seng bekas, kardus, koran bekas, dan plastik.

“Saya gak malu pungut sampah, biar banyak orang. Karena sampah itu adalah uang bagi saya. Lihat sampah ambil, tuh di mobil banyak sampah,” kata Agus sembari tersenyum.

Aiptu Agus Widodo/foto:bangka.tribunnews.com/©batas.id

Kesuksesannya berbisnis sampah olahan itu, Agus telah memiliki rumah dan dua mobil. Satu dipakai untuk bisnis, dan satu lagi dipakainya untuk ke kantor sehari-hari. Dalam sebulan, ia bisa mengumpulkan sampah hingga 70 ton dan mendapatkan omset dari sampah ini mencapai Rp 40an juta perbulan. Sampah milik Agus ini di kirim ke Surabaya dan Jakarta.

Baca Juga  Resmi!!! Inilah Harga Tiket Bus Tingkat PO Putera Mulya

Berikut data diri Aiptu Agus Widodo :

  1. Nama : Aiptu Agus Widodo
  2. Kelahiran : Wonogiri, 27 Agustus 1974
  3. Pendidikan : SD Negeri 1 Jateng, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. SMP Negeri 2 Wonogiri, SMA 1 Wonogiri, Sekolah Bintara Militer Sukarelawan (Milsup) angkatan XIII tahun 94- 95. SPN Batua
  4. Pekerjaaan : Regiden Lantas Polrestabes Makassar, Bagian Sim, di Gerai SIM Mall Trans Studio
  5. Istri : Munawwarah (IRT)
  6. Anak : Agung Eko Pranoto, Dewi Puspa Angraeini, Aini Puspita Ningrum

*sumber dan foto : bangka.tribunnews.com