Perbanyak Stok Barang, Warung Pintar Akuisisi Limakilo
Pendiri dan CEO Warung Pintar Agung Bezharie Hadinegoro (kiri) bersama Walesa Danto, pendiri Limakilo.

Akuisisi Warung Pintar terhadap Limakilo diyakini bakal menguntungkan para petani dan pemilik warung jaringannya.

Jakarta, TechnoBusiness ID ● Demi memperbanyak ragam dan stok barang di 1.200 warungnya yang tersebar di Jakarta, Bogor, Depok, dan Banyuwangi, Warung Pintar mengakuisisi Limakilo, platform penyederhana rantai pasok makanan langsung dari petani.

Manajemen Warung Pintar beralasan Limakilo, yang juga memiliki 1.000 warung, bervisi sama, yaitu meningkatkan kapabilitas usaha mikro di Indonesia dan merevolusi usaha mikro dengan pendekatan teknologi.

“Limakilo menyerap pasokan makanan pokok dengan harga terbaik, sedangkan Warung Pintar ingin menjangkau konsumen dengan produk yang lengkap,” ungkap pendiri dan CEO Warung Pintar Agung Bezharie Hadinegoro di Jakarta, Rabu (27/2).

Baca Juga: Habibi Garden asal Indonesia jadi Aplikasi Terbaik Kelima di MWC 2019

Dengan begitu, para petani dan pemilik warung—yang tahun ini rencananya bertambah 5.000 unit di Jawa—sama-sama diuntungkan. Sebagai contoh, “Pasokan beras dari bumi desa ke warung-warung akan ditambah 48 ton menjadi 100 ton tahun ini,” ujar Walesa Danto, pendiri Limakilo.

Untuk diketahui, Warung Pintar dan Limakilo sama-sama didanai oleh pemodal ventura (venture capital) East Ventures. Warung Pintar, perusahaan teknologi ritel mikro, yang didirikan Agung bersama Harya Putra dan Sofian Hadijaya pada Oktober 2017, sampai saat ini telah mengantongi US$35,5 juta dari tiga babak pendanaan (funding rounds).

East Ventures memasukkan pendanaan awal (seed funding) ke Warung Pintar pada Februari 2018 sebesar US$4 juta. Agustus lalu, sembilan investor, termasuk East Ventures, menambah US$4 juta. Yang terbaru, 10 investor menggelontorkan pendanaan Seri B sebesar US$27,5 juta.

Baca Juga: Mbiz Targetkan Raih Pendanaan Baru US$20-30 Juta Tahun Ini

Sementara Limakilo didirikan Walesa bersama Arif Setiawan lebih dulu, yakni pada 2015. Namun, Limakilo baru mendapatkan pendanaan satu kali dari East Ventures.

Pendanaan pada Mei 2016 yang tak disebutkan nilainya itu diperoleh setelah Limakilo terlibat dalam “Action Synergy Program for the People’s Economy”.

Sayangnya, sama seperti pendanaan East Ventures yang dirahasiakan, nilai akuisisi Warung Pintar terhadap Limakilo pun tak diungkapkan. ●

—Ivan Darmawan, TechnoBusiness ID ● Foto: Warung Pintar

 

Artikel Asli