batas.id ~ JAKARTA , Nama akun facebook Tri Prabowo mendadak menjadi beken dikalangan pengguna media. Tetapi bukan karena prestasi yang membuat namanya terkenal, melainkan status facebooknya yang kontroversial.

Status fb Tri menjadi viral semenjak dia menuliskan ungkapannya ketika menanggapi bencana banjir yang terjadi di kabupaten Pacitan.

Bukannya ikut berempati, pemuda kelahiran 1999 ini justru menuliskan status yanh melukai para korban bencana khususnya dan warga Pacitan pada umumnya.

“Pasti wong Pacitan ki do bahagia banjir. Pasti do seneng seneng. Enek sing ciblon, nyuci, nggarap sawah. Ngombe okeh mumbar tor yo ora rebutan”, Tulisnya dalam bahasa jawa.

“Pasti orang Pacitan sedang bahagia banjir. Pasti sedang pada senang. Ada yang renang, mencuci, membajak sawah. Minum banyak berlimpah dan tidak saling rebutan”

Baca Juga  World Cancer Day 2017, Bakti Sosial dan Penyuluhan

Nitizen dibuat geram oleh status Tri yang dibuat pada 28/11/17 saat pacitan sedang mengalami banjir.

Melalui beagai komentar, para nitizen meminta agar pemuda ini ditangkap dan dimintai pertanggung jawaban atas tulisannya.

Setelah dua hari semenjak statusnya diunggah, warga pacitan sibuk mencari keberadaanya.

Status yang membuat warga Pacitan Geram

Barulah pada rabu malam (29/11/17) pemuda ini berhasil ditemukan oleh pemuda warga Pacitan yang berdomisili diwilayah Jakarta.

Sutrisno (Gondhez) , dan beberapa pemuda yang tergabung dalam Organisasi Anak Rantau pacitan (ARPAC)  ikut bersama dalam pencarian.

Tri ditemukan ditempat tinggalnya di kawasan Senayan Jakarta.

Setelah bertemu, Gondhez dan rekan segera meminta klarifikasi atas status yang dibuat oleh Tri.

Dalam pengakuaanya, Status tersebut memang dia yang membuat, tetapi tidak ada niat untuk menyakiti  hati warga pacitan, tetapi bercanda saja.

Baca Juga  Suasana Sholat Ied di Masjid Jami Al-Huda Kota Depok

Karena becandaan yang tidak tepat pada waktunya, Tri harus menerima konsekuensi bullyan dari ribuan orang.

Pungkasnya, Tri disaksikan oleh pemuda pacitan membuat pernyataan permohonan maaf atas tulisan yang dibuatnya.

Selain meminta maaf melalui lisan, pernyataan maaf juga ditulis diatas kertas bermaterai.

Demikian surat permohonan maafnya,

Surat Pernyataan

Yang bertanda tangan dibawah ini,

Nama : Tri Prabowo

Tempat, Tgl lahir : Pacitan, 05 Mei 1999

Alamat : Rt 02, Rw 17, Karang Tengah, Dusun saren, Desa Mujing, Kecamatan Nawangan, Kabupaten Pacitan.

Saat ini berdomisili di jln. Senayan No 11 Jakarta Selatan.

Dengan ini saya menyampaikan permintaan maaf kepada semua warga Pacitan dimanapun berada karena saya sudah menyakiti warga Pacitan dengan status saya di fb dengan nama akun Tri prabowo pada tanggal 28 November 2017.

Baca Juga  Polisi selidiki hotel tempat temu penyelundup satu ton shabu di Anyer

Apabila kemudian hari saya mengulangi, saya siap dipidanakan secara hukum.

Surat pernyataan ini saya buat tulus dengan penuh tanggung jawab dan tidak ada paksaan dari pihak manapun.

Apabila dikemudian hari ada hal hal yang merugikan diri saya dan fisik,  saya tidak akan menuntut kepada siapapun.

Jakarta, 30 Nov 2017

Dengan pernyataan maafnya ini, semoga warga Pacitan berbesar hati untuk memaafkan dan lebih fokus dalam penanganan bencana yang sedang terjadi.

ESW