BATAS.ID~Jakarta–Warga Pasar, Pasar Jaya Kelapa Gading memadati area parkir pasar yang di kenal dengan Pasar Impres ini Senin malam 25 November 2019.

Mereka berkumpul, untuk merayakan Kelahiran Nabi Muhamad SAW. atau yang di kenal dengan Maulid Nabi, hal ini pertama kali dilaksanakan di pasar, biasanya peringatan keagamaan dilaksanakan di Masjid atau Majelis Taklim.

” Ya kami melaksanakan kegiatan ini, untuk pertama kalinya di pasar ini, mungkin di pasar baru ini, kalo di Masjid sudah biasa” kata H. Dadi Supriadi salah satu warga pasar yang menginisiasi acara ini.

H. Dadi Supriadi (tengah ) dan Jamaah Berdoa Saat Peringatan Maulid Nabi di Pasar Impres Keapa Gading/Rico-batas.id

Warga Pasar Impres yang terdiri dari Pengelola Pasar ( PD Pasar Jaya), Pedagang, Pengelola Parkir, Tukang Ojek, Kuli Panggul, Petugas Kebersiahan, Petugas Keamanan, bergotongroyong sehingga terlaksana kegiatan Maulid Nabi di Area Pasar Jaya Kelapa Gading.

Menurut H. Dadi Supriadi, Kegiatan ini bertujuan menjaga silaturahmi sesama warga pasar, dan untuk yang beragama islam bisa meneladani akhlaq Nabi Muhamad SAW.

“Kami disini bermacam suku, agama dan profesi tapi dalam satu lingkungkan, jadi kita harus menjaga silaturhmi, keamanan dan kenyaanan lingkungan bersama,yang menjadi tempat hidup sehari hari ini untuk mencari nafkah, selain itu kita harus meneladani akhlaq Rosulullah” beber dia.

Acara ini dihadiri sejumlah tokoh masyarakat, diantaranya alim ulama, ustadz dan kiai, serta dari organisasi beragama seperti Nahdatul Ulama (NU) dan Fron Pembela Islam (FPI) dan KH. Maryadi Hasan sebagi penceramah.

KH. Maryadi Hasan, menyampaikan pentingnya melanjutkan perjuangan Rasulullah untuk menjaga akidah islam dan meneladani Ahlaqnya.

“Rasulullah sudah membawa cahaya dan jalan kebenaran bagi seluruh umat, beliau mendapatkan perlawanan,penolakan, cacian, makian bahkan ancaman dalam menyampaikan wahyu Allah dimasa kenabiannya, walau demikian beliau tidak membenci orang- orang yang membencinya justru beliau mendoakan orang orang tersebut, kita tidak berjuang, sekarang kita harus merawat apa yang sudah diperjuangkan baginda Nabi Muhamad SAW, dan kita harus meneladani akhlak beliau dalam kehidupan sehari -hari” kutipan tausiahnya.

Warga tidak beranjak dari tempat duduknya hingga acara berakhir, yang ditutup dengan doa. ” Melihat antusiasme warga, mudah mudah-mudahan taun depan lebih meriah dan bisa menjadi inspirasi pasar- psar lain untuk melaksanakan acara seperti ini” harap H.Dadi Supriadi usai acara.

NRP

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here