BATAS.ID~batasInspirasi–Mungkin sebagaian dari kita masih membuang waktu (wasting time), belum bisa mengoptimalkan waktu untuk menciptakan sumber pendapatan dan menjadikan waktu yang bernilai ekonomi tinggi.

Untuk mengetaui bagaimana cara mengoptimalkan waktu sehingga menjadi pundi-pundi sumber pendapatan yang memungkinkan kita untuk poligami pendapatan, simak penuturan pakar financial, Edi Susanto berikut ini, semoga memberi #inspirasi dan pencerahan.

Apakah waktu Anda habis untuk berkerja dan pendapatan pun habis sebelum habis bulan? Jika Anda menjawab: “ya” atas pertanyaan tersebut. Tibalah waktunya untuk melakukan POLIGAMI PENDAPATAN sebagai solusinya.

Poligami pendapatan adalah upaya untuk menciptakan lebih dari satu sumber pendapatan tanpa harus keluar dari pekerjaan sebagai langkah untuk meningkatkan pendapatan. Jika dikaitkan dengan uang dan waktu, pendapatan bisa diartikan sebagai Nilai Ekonomi Waktu (NEW) Anda.

Berapa harga dari waktu Anda, itulah arti pendapatan. NEW ada 2 jenis, yaitu NEW tinggi dan NEW rendah. NEW tinggi adalah waktu yang bernilai tinggi atau dihargai mahal. Siapa mereka yang memiliki NEW tinggi? Mereka adalah karyawan level top management, professional terkenal, pengusaha menengah dan besar dan para investor kelas kakap. Sedangkan NEW rendah adalah waktu yang dihargai murah. Mereka yang memiliki NEW rendah adalah para karyawan level bawah dan pedagang kecil.

Apa yang menyebabkan NEW seseorang bisa tinggi ? Seorang profesional, sebut saja Agnes Monica, sekali manggung untuk 1 lagu durasi 5 menit mendapat bayaran 40 juta, Tukul Arwana tampil dalam 1 episode bukan empat mata mendapat honor 35 juta, Mario Teguh mengantongi 40 juta per episode Mario Teguh Golden Ways. Para professional di atas mampu menciptakan NEW tinggi karena berhasil mengawinkan antara keahlian dengan popularitas. Agnes jago menyanyi, tukul ahlinya melawak dan Mario teguh sangat piawai dalam memotivasi. Plus ketiga sering nongol di media alias popular. Bagaimana dengan seorang karyawan? Seorang karyawan bisa memiliki NEW tinggi saat ia bisa mencapai posisi top management dan berhak atas saham perusahaan terkait. Sebab jika hanya mengandalkan gaji, ia hanya memiliki pendaptan tetap. Sedangkan dengan kepemilikan saham, ia akan mendapatkan prosentase tertentu dari keuntungan perusahaannya.

NEW tinggi lain diciptakan oleh pengusaha menengah ke atas. Sebab melalui bisnisnya, seorang pengusaha memiliki potensi pendapatan tanpa batas. Yang membatasi pendapatan mereka adalah jumlah omzet usahanya. Sebesar apa omzet yang mampu diciptakannya itulah penentu tinggi rendahnya NEW seorang pengusaha. Pencipta NEW tinggi ke-4 adalah investor kelas kakap. Dengan uang yang bekerja untuknya melalui berbagai asset produktifnya (properti, bisnis, surat berharga), para investor terus mendapatkan aliran uang ke rekeningnya tanpa harus terlibat secara aktif untuk bekerja. Inilah yang disebut dengan pendapatan pasif atau passive income.

Kalau pun mereka masih aktif bekerja itu karena mereka ingin atau senang melakukannya bukan karena harus. Pada sisi berseberangan, akan kita dapati NEW rendah pada karyawan level bawah dan pedagang kecil? Karyawan level bawah memiliki NEW rendah dikarenakan mereka hanya mendapatkan gaji yang kecil sebagai sumber pendaptan mereka. Sedangkan pedagang kecil karena masih terbatasnya jalur distribusi produk/jasa yang mereka miliki mengakibatkan omzet yang dihasilkan pun kecil. Alhasil pendapatan pun rendah. Jadi, NEW tinggi bisa diciptakan dengan :

1. Menggandakan jumlah waktu ekonomi Ini dilakukan oleh pengusaha dengan cara menambah jumlah karyawan atau penggunaan mesin dan teknologi untuk meningkatkan produksi dan menambah jalur distribusi.

2. Meningkatkan nilai waktu ekonomi, upaya ini dilakukan oleh para professional dengan terus meningkatkan keahliannya dan melakukan jejaring untuk semakin mempopulerkan dirinya. Mereka yang memiliki NEW rendah wajib melakukan POLIGAMI PENDAPATAN, jika tidak ingin dipoligami oleh pasangannya.

Caran melakukan poligami pendapatan adalah dengan memproduktifkan waktu dan uang, serta mengubah konsumsi menjadi pendapatan.

Memproduktifkan Waktu

a. Karyawan Jika Anda seorang karyawan yang bekerja dari Senin-Jum’at, maka pergunakan hari Sabtu dan Minggu Anda dengan menjadi seorang professional atau menjalankan bisnis. Contohnya, jika Anda seorang jurnalis senior, bisa menjadi pembicara seminar, konsultan media, atau menulis buku.

b. Profesional Jika Anda seorang professional, gunakan waktu luang Anda untuk mengambil studi lanjut untuk meningkatkan keahlian Anda dan luaskan jejaring pergaulan Anda serta dekatlah dengan media untuk meningkatkan popularitas Anda.

c. Pedagang kecil Jika Anda seorang pedagang kecil, gunakan waktu Anda untuk menambah jalur distribusi produk/jasa Anda sehingga produk/jasa Anda bisa menjangkau area yang lebih luas.

Memproduktifkan Uang

Memproduktifkan Uang Lakukanlah alokasi pendaptan Anda kedalam 4 pos penting, yaitu sedekah (5%), investasi (15%), tabungan (10%), konsumsi (70%). Prosentasenya bisa Anda rubah sesuai dengan tingkat pendapatan Anda tapi urutan pemenuhannya tidak bisa Anda rubah.

Mengubah Kimsumsi Menjadi Pendapatan

Mengubah Konsumsi menjadi pendapatan Setiap bulannya Anda menggunalan pulsa bukan? Belilah pulsa dalam jumlah besar (deposit), lalu juallah secara eceran ke teman satu kantor dan tetangga. Jika Anda mempunyai motor lebih dari satu, sewakan ke tukang ojek. Jika anda mempunyai mobil yang jarang digunakan rentalkan. Halaman atau kamar kosong bisa Anda sewakan atau koskan.

Selamat melakukan POLIGAMI PENDAPATAN, pembaca yang budiman. Saya yakin, istri manapun akan senang dan bersemangat jika suaminya melakukan poligami pendapatan, sebab akan menambah jumlah uang belanjanya.

Salam Powerful,

Edi Susanto