​BATAS.ID~Wonosobo-Petugas Unit  Satreskrim Polres Wonosobo beraksi cepat menyusul viralnya video pembuangan sampah di jejaring sosial Instagram, Rabu (30/8) siang. Hanya kurang dari 12 jam, pelaku yang diketahui membuang sampah berupa kulit berbagai macam palawija (umbi-umbian) di Sungai Bogowonto turut Dsn. Silento Desa Pecekelan Kecamatan Sapuran, berhasil diamankan dan dibawa ke Mapolres Wonosobo.


Pelaku adalah NI yang merupakan warga Kepil ditengarai kerap membuang sampah yang merupakan limbah dari usaha pengolahan palawija miliknya. Kapolres Wonosobo AKBP Muhammad Ridwan, S.I.K. melalui Kasatreskrim AKP Edy Istanto, S.H. mengungkapkan pelaku telah diperiksa Tim Penyidik Satreskrim secara marathon mulai pukul 20.00 Wib hingga Kamis (31/8) subuh. “Untuk sementara, sambil menunggu adanya gelar perkara dengan instansi terkait dan para ahli, pelaku kami kenakan wajib lapor. Hal ini dikarenakan ancaman hukumannya 3 tahun penjara, sesuai UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan lingkungan Hidup,” katanya. “Kami juga menghimbau kepada seluruh warga masyarakat untuk berhenti membuang limbah maupun sampah sembarangan. Undang-undang ini berlaku bagi seluruh warga negara, baik perorangan maupun perusahaan. Ancaman dendanya juga tidak main-main. Maksimal Rp 3 Miliyar,” himbau Kasatreskrim.

Baca Juga  Berhasil Dievakuai, Setelah 5 Hari Tertimbun

Untuk videonya sendiri, kata Kasatreskrim, dari pemeriksaan beberapa saksi, diambil sekitar bulan Januari tahun 2017 dan diketahui oleh pelaku. “Namun sejak terekam itu, pelaku masih nekat membuang limbahnya di lokasi itu. Warga masyarakat juga beberapa kali mengingatkan, akan tetapi tidak diindahkan,” terangnya.

Sedangkan menurut keterangan pelaku NI, lanjut Kasatreskrim, dirinya nekat membuang limbah palawija itu di Sungai Bogowonto karena lokasi tempat pembuangan sampah dinilainya cukup jauh. “Pelaku juga mengungkapkan, sebenarnya sebagian dari limbah tersebut sering diambil warga sekitar tempat usahanya untuk dijadikan bibit. Namun terkadang sisanya masih banyak. Itulah yang akhirnya dibuang oleh pelaku,” papar AKP Edy.

Sementara itu dari keterangan yang dihimpun dari warga sekitar, lokasi jembatan Bogowonto tersebut merupakan lokasi favorit para pembuang sampah. “Ada juga pengendara sepeda motor yang menyempatkan diri berhenti di jembatan Bogowonto hanya untuk membuang kantong plastik berisi sampah,” ungkap salah seorang warga yang tidak bersedia disebutkan identitasnya.
RULY-BATAS.ID|HumPol.Wonosobo