batas.id~Ratusan koperasi yang ada di Kabupaten Wonogiri terancam dibubarkan karena tidak sesuai aturan perkoperasian.

Hal tersebut diungkapkan oleh Sekda Wonogiri saat membuka Diklat Teknis Perkoperasian Bagi Aparatur Kecamatan Angkatan I di Gedung SKB Wonogiri pada Rabu (19/7/2017), kemarin.

Diklat teknis tersebut diselenggarakan oleh BKD Kabupaten Wonogiri bekerjasama dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Daerah Provinsi Jawa Tengah yang diikuti oleh aparatur kecamatan se kabupaten Wonogiri sejumlah 30 orang dan akan dilaksanakan sejak tanggal 18-27 Juli 2017.


Saat menyampaikan sambutannya, Sekda mengatakan bahwa ada 457 koperasi yang terancam bisa dibubarkan karena tidak menerapkan aturan perkoperasian.

“Di Wonogiri ada 6.912 koperasi RT, sedangkan pegawai yang ada hanya 12 orang, sangat kesulitan untuk membina semua koperasi,” ujar Sekda.

“Dan ada sekitar 457 koperasi yang terancam dibubarkan, karena tidak memenuhi aturan sebagai koperasi,” lanjut Sekda.

Hal itu dikuatkan oleh salah satu fasilitator diklat dari Dinas KUKM dan Perindag Kabupaten Wonogiri, Sudarna, bahwa ada 457 koperasi yang bisa terancam dibubarkan.

“Karena tidak bisa memenuhi aturan perkoperasian maka ada sekitar 457 koperasi yang bisa terancam dibubarkan, dengan aturan yang ada,” katanya.

Pelaksanaan diklat tersebut diharapkan mampu menciptakan aparatur kecamatan yang mahir memberikan pembinaan dan pengawasan kepada koperasi yang ada di wilayah kecamatan, yang merupakan tangan panjang Dinas KUKM dan Perindag Kabupaten Wonogiri. 
GUNAWAN WIBISONO

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here