batas.id~WONOSOBO-Tak pernah terlintas sedikitpun dalam pikiran Mbah Sari, menjalani hidup seperti sekarang ini, hidup dengan serba kekurangan dan bahkan tidak punya tempat tinggal. Rumah yang sekarang ditempatinya merupakan buah dari kebaikan tetangganya yang rela memberikan tumpangan sementara untuk sekedar melepas lelah setelah rutinitas sehari-harinya.

Relawan Wonosobo Berbagi Mengecat Rumah Mbah Sari/ foto: Ruly

Mbah Sari (65 th) yang sekarang hidup sendiri itu tidak mempunyai anak, suaminya telah meninggal beberapa tahun silam, hal ini membuat Mbah Sari kesulitan untuk memenuhi kehidupan sehari-harinya. Kebutuhan untuk makan saja biasanya ia mengharap dari kebaikan tetangganya atau ke rumah adiknya yang jaraknya lumayan jauh dari rumah yang ditinggalinya sekarang.

Melihat kondisi tersebut, kami dari Wonosobo Berbagi dan Wonosobo Chat Room melakukan gerakan peduli Mbah Sari dengan cara survey untuk tahap awal agar bisa mengidentifikasi kebutuhan yang sangat mendesak dan prioritas. Setelah melakukan komunikasi dengan pihak pemerintah desa, kemarin 15/1/2017 Wonosobo Berbagi dan WCR melaksanakan pendampingan untuk Mbah Sari di RT. 24 RW. 04 Dusun Wringin, Desa Tlogo Dalem.

Baca Juga  Pemudik sepeda motor tewas terlindas bus di Garut
Relawan Membawa Material Kayu untuk Perbaikan Rumah Mbah Sari/ foto:Ruly

Dalam pendampingan kemarin, kami melakukan pendampingan dengan melakukan pembenahan rumah yang ia tinggali, membuatkan tempat tidur, kasur, sembako dan juga pemasangan instalasi listrik yang selama ini tidak ia nikmati. Pemasangan instalasi listrik dengan menyalur dari tetangga, ini merupakan suatu keharusan dan kebutuhan primer dikarenakan setiap harinya ia hanya menggunakan lampu minyak untuk penerangan setiap harinya bahkan tembok kayu dikamarnya sampai mau terbakar.

“Kami selalu melakukan komunikasi dengan pemerintah setempat dalam pendampingan yang kami lakukan, hal ini menjadi penting karena selain sebagai mitra kami dalam pendampingan juga sebagai controling untuk pendampingan selanjutnya, bagaimanapun pemerintah desa memiliki tanggun jawab untuk memberikan pelayanan dan perhatian kepada semua warganya terutama warga yang kurang mampu dan perlu penanganan segera,” ujar Ruliyanto selaku korndinator kegiatan.

Baca Juga  Exotisme Dieng

Diharapkan dengan kegiatan yang kami lakukan dapat meringankan beban Mbah Sari dalam menjalani kehidupan. Dan kami juga berharap akan banyak orang yang peduli dengan sesama seperti sistem yang WB bangun selama ini yaitu dengan memberikan contoh kepada orang lain agar orang lain tertarik untuk melakukan kegiatan sosial. (Ruly)