BATAS.ID~batasInspirasi–Jaman modern seperti saat ini sulit dijumpai remaja yang kehidupannya jauh dari “gengsi”, tidak lepas dari gadget dan biasa menadahkan tangan mengandalkan orang tua untuk memenuhi gaya hidup sehari-hari.

Namun, beda dengan gadis yang satu ini, Riyanti namanya, gadis kelahiran 1994 ini menjalankan aktifitas sehari hari sebagai pengasuh Panti Asuhan Nurus Syamsi di Bongkal, Ponorogo. Waraga Nglodo, Ngrayun ini, memiliki usaha untuk menopang kehidupanya, di rumahnya, Riyanti memproduksi krupuk gadung dan dipasarkannya sendiri di sekitar kota Ponorogo, meski berpendidikan tinggi ia tidak gengsi menjajakan krupuk hasil karyanya itu.

Setiap hari, Yanti, sapaan akrab Riyanti, menjajakan kerupuk pruduksinya dengan berkeliling menggunakan sepeda motor miliknya, dari satu tempat ke tempat lainya, dan ia juga menitipkan krupuk buatanya di toko-toko makanan dan di warung-warung milik warga.

Yanti, mengantarkan kerupuk buatanya menggunakan motor

Di sela kesibukannya, yanti menyempatkan diri melayani dan berinteraksi dengan penghuni panti.

“setiap hari mendengar curhatan mereka (anak-anak panti), belajar dan berusa memberi solusi keluh kesah mereka” beber Yanti kepada batasID beberapa waktu lalu.

Selain itu, Yanti juga mengajari mereka berbagai hal dan wawasan kepada anak-anak panti, ia paham bagaimana kehidupan dan rasanya tinggal di panti karna saat menempuh pendidikan menengah atas (SMA) Yantipun tinggal di panti, dan untuk melanjutkan pendidikan S1nya Yanti bekerja serabutan untuk membiayai kuliahnya.

Yanti saat mendengarkan curhatan anak-anak panti|batas.id|nrp

Sarjana Pendidikan Agama Institut Agama Islam Riyadhotul Mujahidin Wali Songo (IAIRM Wali Songo) Ngabar,Siman,Ponorogo ini, kini masih melanjutkan pendikaan untuk meraih S2 di Institut Sunan Giri (INSURI) Ponorogo.

Selain menjadi pengasuh panti asuhan, pedagang dan mahasiswa, Yanti juga aktif sebagai aktifis kemanusiaan yang tergabung dalam komunitas sosial ACP Peduli yang kegiatan utamanya membantu warga sekitar Ponorogo yang kurang beruntung bersama relawan dari berbagai konunitas sosial di Ponorogo dan donatur.

Meski sudah seabrek aktifitasnya, Yanti juga tidak lupa menyalurkan bakatnya di bidang teater, saat ini Yanti bergabung dengan kelompok Teater Gayon Ponorogo dan sering tampil di berbagai kegiatan di berbagai tempat dan di radio.

NRP-batasID