BATAS.ID~Semarang–Ternyata!, menurut Edi Susanto, pemilik pesantren financial ini, Rejeki itu harus dirumuskan supaya mengundang rejeki lebih banyak, nah seperti apa  runus rejeki tersebut, simak catatan rahasia Edi Susanto berikut RUMUS REZEKI #secretnote13, semoga Memberi #Inspirasi dan pencerahan.

Sahabatku yang powerful, apa kabar bahagia Anda hari ini?

Selamat mengawali hari dengan penuh syukur dan semangat untuk memberikan pelayanan kepada sesama dalam bidang yang paling Anda sukai dan kuasai.

Pernahkah Anda berpikir untuk merumuskan rezeki, agar Anda mampu mengundang jatah rezeki datang lebih banyak?

Jika belum, Secret note pagi ini, akan merumuskan rezeki untuk Anda.

Mari kita mulai !

RUMUS REZEKI

Saya merumuskan rezeki sebagai: Rezeki = Risiko + Ilmu

Ya, saat ilmu (visi, pengetahuan, keterampilan) dikawinkan dengan risiko maka lahirlah Rezeki. Kedua induk rezeki tersebut haruslah unggul agar bisa melahirkan rezeki yang melimpah nan berkah.

Mari, kita kenali lebih intim kedua induk (orang tua) Rezeki !

I. RISIKO

A. TIPE ORANG DALAM MERESPON RISIKO

Kita jumpai ada 3 respon orang pada risiko yaitu :

1. Menghindari risiko : digerakkan oleh rasa takut gagal atau kehilangan.

2. Mengambil risiko : dimotori oleh keinginan untuk mencapai atau memiliki tanpa bekalpengetahuan, keterampilan dan kesiapan untuk gagal.

3. Mengelola risiko : ditenagai oleh pengetahuan, keterampilan, keberanian dan kesiapan menerima hasil yang buruk (antisipasi) dan keinginan untuk berhasil.

Hadirnya 3 respon di atas disebabkan adanya perbedaan pengertian terhadap risiko. 

Pengertian risiko yang powerful, akan melahirkan respon yang efektif dan produktif. Apa arti risiko bagi Anda?

B. ARTI RISIKO

Berikut saya berikan arti risiko yang objektif dari kacamata insan optimis:

Risiko adalah konsekuensi negatif atau akibat buruk yang mungkin terjadi dari setiap tindakan yang diambil.

Dari arti tersebut, ada 2 jenis risiko:

1. Risiko di luar : risiko yang ada di luar kendali kita

Contohnya: bencana alam, kecelakaan, dan respon orang.

2. Risiko di dalam : risiko yang ada di dalam kendali

Contohnya : bisnis dan investasi, dimana Anda memiliki pengetahuan, keterampilan yang mendalam tentang seluk belum bisnis dan investasi tersebut.

C. CARA MERESPON RISIKO

Berdasarkan arti risiko diatas, mari kita menyikapi risiko dengan powerful, sebagai 

berikut:

1. Respon bagi risiko di luar : rela dengan kehendak Tuhan.

Karena kita tidak bisa memberikan pengaruh yang besar terhadap terjadinya hasil.

2. Respon bagi risiko di dalam : jangan risaukan.

Karena kita mampu memberikan pengaruh yang besar bagi terjadinya hasil.

Tibalah masanya, untuk mengenali induk kedua dari rezeki, yaitu ilmu. Mari segera kita mengenalinya dengan lebih dekat!ILMU

Agar mampu memelet rezeki yang melimpah dan berkah, Anda wajib menguasai 3 Ilmu 

yang berikut ini:

1. Ilmu diri 

Ilmu yang terus kita kembangkan untuk mengenali dengan lebih baik kekuatan, kelemahan, dan tujuan hidup kita.

2. Manajemen

Ilmu tentang cara yang lebih baik (efektif dan efisien) dalam mengelola uang dan waktu sebagai kendaraan yang akan mengantarkan Anda ke tujuan

3. Kepemimpinan 

Ilmu yang harus Anda pelajari agar mampu menggerakkan orang lain dengan suka cita untuk mencapai tujuan Anda dengan lebih mudah dan cepat.

III. TINGKATAN REZEKI

Mari kita akhiri perjumpaan kita kali ini, dengan mengupas tingkatan rezeki. Kupasannya mampu menjawab pertanyaan: 

Mengapa sampai sekarang rezeki yang Anda panggil, hanya sedikit yang mau datang?

Ada 4 tingkatan rezeki, yaitu:

RISIKO + ILMU = REZEKI

besar besar besar

besar kecil sedang

kecil besar sedang

kecil kecil kecil

Pada Secret Note berikutnya, saya akan membocorkan kepada Anda, cara memperbesar rejeki dengan tingkatan rumus rejeki diatas.MARI BERCERMIN !

Sahabatku yang powerful, tindakan terbaik apa yang akan Anda ambil untuk menambah keberanian dan memperluas limu, sehingga Anda pantas untuk menerima rezeki yang 

LEBIH BESAR ?

Salam Powerful !

Edi Susanto