Usai sambungrasa, petani foto bersama bupati sebagai simbolis penerima bantuan alat traktor/foto:reymond s ©batas.id

BATAS.ID~Wonogiri-Petani cabai se Wonogiri mendapat undangan dari bupati, Joko Sutopo alias Mas Jekek, yang dikemas dalam acara Sambung Rasa Petani Cabai Dengan Bapak Bupati.

Acara itu digelar pada Jum’at (2/2/2018), di Pendopo Kabupaten Wonogiri, yang dihadiri oleh Asisten Ekonomi, Anggota DPRD Komisi II Marhendi Indriatmoko, Dandim 0728, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Ir. Safuan, serta petani cabai se Wonogiri yang berjumlah 300 orang.

Saat pembukaan acara, Ir. Safuan selaku Kepala Dinas Pertanian dan Pangan menyampaikan tentang penerima bantuan alat (traktor) dan obat-obatan (pestisida dan fungisida).

“Pada tahun 2017 kemarin untuk lahan 75 ha dikucurkan dana Rp.2.250.000.000,- untuk 15 kelompok tani, yakni 10 cabai besar dan 5 cabai rawit. 371 ha untuk cabai besar dan 229 ha cabai rawit”, ungkap Safuan.

Baca Juga  Mengejutkan, ditengah Munas H. Nur Ekhwan Mundur
Sambungrasa petani dengan bupati wonogiri, mas jekek/foto:reymond s ©batas.id

Bantuan tersebut untuk meningkatkan kesejahteraan petani, sesuai Panca Program Bupati Wonogiri dengan sesanti ‘Sesarengan Mbangun Wonogiri’.

“Kecamatan Kismantoro paling luas penanam cabai besar, sedangkan Pracimantoro cabai rawit”, pungkasnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Wonogiri Komisi II, Marhendi Indriatmoko mengapresiasi kegiatan tersebut dan mengajak para petani cabai untuk terus maju.

“Melalui acara sambungrasa ini, pak Jekek bertatap muka langsung dengan petani, semoga apa yang diharapkan petani bisa tersampaikan”, kata Marhendi.

Sedangkan Bupati Wonogiri, Joko Sutopo alias Mas Jekek, mengaku pada masa masuk jabatannya, ia dihadapkan pada pertumbuhan ekonomi terendah se-keresidenan Surakarta.

Angka 12,98 % adalah angka kemiskinan. Kebijakan pemerintah, petani dianggap belum menjadi prioritas utama, padahal 80 % warga Wonogiri adalah petani.

Baca Juga  Penculikan Anak Bukan Hoax, ada Upaya Penculikan di Yogyakarta

“Sambungrasa petani cabai dengan pak bupati adalah tema yang sangat menarik, artinya suatu yang istimewa, karena petani Wonogiri diprioritaskan untuk membangun ekonomi Wonogiri dalam program prioritas diera Jekek”, kata bupati.

“Saat ini pemerintah sudah membangun jalan, pasar, artinya untuk membangun infrastruktur bagi petani. Harapannya, tanaman hortikultura naik, dari 674 ha menjadi 800 ha”, imbuhnya.

“Dengan harapan, dikelola dengan baik untuk meningkatkan ekonomi petani, tapi apakah tahun ini bisa diharapkan ada peluasan tanam, agro pertanian ribuan ha namun yang dimanfaatkan baru puluhan saja, baru sak cuil”, pungkas bupati.