BATAS.ID~Ponorogo–Hari ini (3/04/2018) di Jln. Sultan agung Kabupaten Ponorogo (depan kantor Telkom) terjadi keributan antar pedagang kaki lima dan Satpol PP.

“Pas anak saya jualan (Yoga) ada Satpol PP datang katanya sudah tidak boleh jualan di sini. Anak saya mau beresin barang dagangan tapi gerobak sudah mau diangkat. Dan belom ada pemberitahuan.” Kata Ibu dari Yoga.

Gerobak yang dipakai pun digulingkan oleh Yoga dan diarak menuju Rumah Pak Lilik di Jalan Kenongo yang menjabat SekDin Satpol PP.

“Semua keterangan yang lebih jelas ke kantor saja nanti.” Tutur Pak Apto B.P anggota Satpol PP yang bertugas.

Pak Tris sebagai ketua Perpek 5 ( Persatuan pedagang kaki lima) menyatakan bahwa besok tanggal 4 April 2018 semua pedagang kaki lima kecuali di Jalan Sultan Agung untuk libur dan meminta kepada semua anggota yang tidak berjualan untuk berjaga di ruas Jalan tersebut.

“Kemarin sudah ada pembicaraan, kalau sudah ada kesepakatan kita gak akan bilang apa-apa, kalau memang mau melakukan tugas mereka setidaknya tidak pakai kekerasan.” Tutur Pak Tris.

Menurut anggota Perpek 5 Perda yang mengatur masalah pedagang kaki lima baru direncanakan.

“Kejadian malam ini kan sangat fatal. Besok sementara semua pedagang diliburkan, Dan di Jalan Ahmad Dahlan juga didatangi juga untuk dilarang jualan. Kita juga sudah ada beberapa Kali rapat belum ada kesepakatan. Di suruh pindah di Jalan Baru di pojok menur kita juga belum mau karena tempat dan fasilitas belum juga ada kata sepakat.” Tutur Irfan.

 

DINA MEIDIANA|Foto&Video: FERDINAN FERRO