BATAS.ID-Jakarta- Afi Nihaya Faradisa, remaja dari Banyuwangi ini kerap mengunggah status yang lahir dari buah pemikirannya yang kritis.

Tulisan-tulisannya sangat masuk akal, mudah dimengerti dan mengalir. Banyak yang tidak menyangka, remaja seusianya bisa menuagkan dan menulis pemikiran yang begutu  kritis.

Sebelum akunnya di suspen, Afi menulis pemikirannya di dinding Facebooknya soal keberagaman di Indonesia, Ia memberi judul tulisannya “Warisan.” Melalui tulisannya, Afi mengajak warga Indonesia untuk menjaga toleransi khususnya di media sosial yang rawan dengan benturan dan konflik antar penggunanya.

Menurut dia, sebagai negara yang penduduknya beragam, tidak pantas umat satu agama mengintervensi kebijakan suatu negara yang terdiri dari bermacam keyakinan. Ia juga mengajak untuk mengamalkan Pancasila dan UUD 1945.

Baca Juga  Hidayat Nur Wahid : Lanjutkan Kebaikan Usai Ramadan

Afi menyampaikan perihal suspen akun Facebooknya melalui akun Instagram miliknya (afi.nihayafaradisa) berikut tulisan lengkapnya.

TOLONG, DARURAT.
Akun saya atas nama Afi Nihaya Faradisa telah disuspend/ditangguhkan oleh facebook. Diduga akun saya telah direport/dilaporkan secara bersamaan oleh orang-orang yang tidak menyukai apa yang saya tulis di situ.
Selama ini akun itu memang saya gunakan untuk menebar perdamaian dan pesan-pesan positif kepada para pembaca tulisan saya. Akun itu sudah viral, memiliki jangkauan yang luas, serta terdapat 270 ribu followers di sana sehingga efektif untuk digunakan sebagai sarana untuk misi perdamaian Indonesia yang sejak lama saya
usahakan.”

Di akun Instagram-nya, ia mencoba meminta pertolongan pada netizen bagaimana memulihkan akunnya tersebut.

Baca Juga  Truk bawa wisatawan terjun ke sungai, tiga meninggal

Semoga akunnya segera pulih,  dan ia bisa memberi warna dan pesan perdamaian melalu dinding Facebooknya.

Semoga pemikirannya tidak terbelenggu hanya karena ada pihak atau orang yang tidak suka dengan pemikiran kritisnya sehingga ia tetap bisa memberi inspirasi kepada banyak orang.  

Mungkin ada pihak yang tidak suka dengan pemimiran kritisnya sehinga melaporkan ke Facebook?

Sayang sekali! Akun pemikir kritis ini di suspend oleh Facebook.

NRP-BATAS.ID