Edi Susanto/batas.ID

BATAS.ID~Semarang—Menurut konsultan keuangan keluarga yang juga seorang motivator sekaligus penulis buku motivasi dan pengasuh pesantren financial, Edi Susanto, setiap orang dilahirkan untuk sukses.

Meski demikian, papar Edi, tidak semua orang dapat memenuhi takdirnya untuk sukses, kaya dan sejahtera. Kemudian muncul pertanyaan kenapa orang tidak kunjung kaya atau kapan aku aya?

Nah, untuk mendapatkan jawaban atas pertanyaan tersebut, kita harus mengoptimalkan tiga aset potensial yang sudah dimiliki, bagaimana caranya? sang empu pengelolan financial akan membagikan pengalamanya untuk anda berikut ini, simak catatan rahasianya yang di kemas dalam “KAPAN AKU KAYA?”

Kapan Aku Kaya?

Sahabatku yang powerful,
Apa kabar bahagia Anda hari ini?

Pernahkah terbersit pertanyaan dalam benak Anda:
“Mengapakah aku tidak kunjung kaya?”
Jika ya, tulisan kali ini, khusus untuk Anda sebagai jawaban dan solusi atas kegundahan hati Anda?

Baca Juga  Kondisi kesehatan yang tidak boleh menerima vaksin MR

Mari kita mulai!
Setiap orang yang terlahir kedunia ditakdirkan untuk sukses, bahagia dan kaya. Namun, hanya sedikit yang memenuhi takdirnya dan sebagian besar justru membatalkan takdir kayanya tersebut.

Pembeda antara orang yang memenuhi takdir kesejahteraannya dengan yang membatalkan adalah PERTUKARAN yang dilakukan oleh keduanya:
• Orang yang banyak dan sering melakukan pertukaran akan menuai kekayaan yang melimpah.
• Orang yang sedikit dan jarang melakukan pertukaran akan memanen kemiskinan yang menyengsarakan.

Apa yang harus dipertukarkan untuk bisa hidup kaya dan berkelimpahan?

Pertukarkan aset potensial menjadi aset mental lalu gunakanlah untuk ditukar dengan aset material?
Itulah jawabannya.
Apa yang dimaksud dengan aset potensial, mental dan material?

Mari kita kenali lebih dekat ke-3 aset pengundang kekayaan tersebut !

1. ASET POTENSIAL
Setiap bayi yang lahir, Tuhan anugerahkan potensi dengan kuantitas dan kualitas yang sama. Jika ada yang cacat atau memiliki kekurangan, akan ada kelebihan yang ditambahkan yang sering kali tidak terlihat oleh kebanyakan orang.
Aset potensial yang Tuhan anugerahkan terdiri dari:
• Otak
• Hati
• Tubuh

Baca Juga  Memperbesar Rejeki

2. ASET MENTAL
Pada aset mental ini, Tuhan izinkan manusia untuk menetapkan kuantitas dan kualitasnya, sehingga memunculkan 2 kubu. Kubu yang mengasah terus pikirannya menjadi kreatif. Mengendalikan emosi untuk mentenagai tindakan. Menjaga kesehatan tubuh untuk menunjang aktivitas. Kubu yang lain menelantarkan pikirannya sehingga membuatnya buntu, Dikendalikan oleh emosi sehingga membuatnya penakut dan penuh keraguan serta mengabaikan tubuhnya sehingga mudah sakit. Anda mau bergabung ke kubu yang mana?
Aset mental Tuhan anugerahkan dalam bentuk:
• Pikiran
• Perasaan (emosi)
• Kebebasan kehendak

3. ASET MATERIAL
Aset inilah yang sering menjadi target kesejahteraan banyak orang. Aset yang kasat mata. Namun ingat, urutannya tidak boleh terbalik untuk memuluskan jalan Anda dalam menciptakan kesejahteraan. Mari kita urutkan !
• Pengetahuan (ilmu)
• Kenalan (orang)
• Uang (finansial)
Gunakan pengetahuan Anda untuk menarik orang yang Anda butuhkan. Dengan orang dan tim yang sudah Anda bentuk, uang akan mudah Anda tarik. Enak kan?

Baca Juga  Warisan oleh Afi Nihaya Faradisa

Jadi, jawaban atas pertanyaan: “Mengapakah aku tidak kunjung kaya?” adalah : Karena Anda tidak banyak dan sering melakukan pertukaran.

Solusinya adalah:
Pertukarkan aset potensial Anda dengan aset mental Anda lalu pertukarkan lagi dengan aset material yang Anda inginkan.

Sudahkah Anda melakukan pertukaran cukup besar dan sering, sahabatku yang powerful?

Salam Powerful,
Edi Susanto