Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono meresmikan aplikasi online Sipadan di Aula Kantor Pemerintahan Kabupaten Batang, Kamis (28/12/2017)/foto:tribunjateng.com ©batas.id

BATAS.ID~Batang-Sejak diberlakukannya UU No 6 Tahun 2014 tentang Desa, pemerintah desa mendapatkan kucuran dana langsung dari APBN yang jumlahnya hingga miliaran rupiah.

Hal tersebut mengundang kekhawatiran berbagai pihak, terutama adanya upaya-upaya penyelewengan dana desa oleh oknum pemerintah desa. Sehingga berbagai langkah konkret dilakukan oleh jajaran pemerintah, baik pusat maupun daerah.

Seperti halnya di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Kepolisian Resort (Polres) Batang, meluncurkan sebuah aplikasi guna mengawasi penggunaan dana desa serta untuk mencegah penyelewengan dana desa.

Aplikasi online tersebut dinamakan Sistem Informasi Pengawasan Dana Desa (Sipadan), yang resmi diluncurkan hari ini Kamis (28/12/2017), di Aula Kantor Pemerintahan Kabupaten Batang. Dengan aplikasi tersebut, masyarakat dapat mengawasi dan memantau penggunaan dana desa cukup melalui ponsel ataupun web secara realtime.

Salah satu potert masyarakat desa yang sedang membangun jembatan/foto:gunawan w ©batas.id

“Pemerintah pusat sudah menggelontorkan dana dengan jumlah yang luar biasa guna memajukan masyarakat pedesaan, jadi pengawasan wajib dilakukan guna mencegah penyelewangan terhadap bantuan tersebut,” ujar Kapolda Jateng saat meresmikan Sipadan.

Baca Juga  Hati-Hati di Jalan Baru Kelapa Gading, Tiga Remaja Jadi Korban Perampasan  Sepeda Motor 

“Pemkab Batang juga akan mendukung pengawasan tersebut, karena Pemkab juga memiliki aplikasi online yang bertujuan transparansi kepada masyarakat,” tambah Kapolda.

Ia juga mengatakan, peluncuran aplikasi tersebut sangat tepat, pasalnya Sipadan akan diintegrasikan dengan layanan online yang dimiliki oleh Pemkab Batang.

“Kami mengapresiasi langkah-langkah semacam ini, dengan keterbukan dan bisa diawasai masyarakat secara realtime, tujuanya sangat jelas yaitu untuk kemajuan masyarakat,” pungkas Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono kepada tribunjateng.com. (gun)