​batas.id~SOLO-Solo Imlek Festival (SIF) adalah acara tahunan yang diselenggarakan untuk menyambut Hari Raya Raya Imlek.  Ratusan lampion dipasang di Jln. Urip Sumoharjo atau area Pasar Gede sampai Jln. Jendral Sudirman atau area Gladak. Menyalanya Gapura Lampion yang ada di Jln. Urip Sumoharjo menandai dimulainya Solo Imlek Festival 2017.

Lampion di SIF 2017/ foto: dina ©batas.id

Yang berbeda dari SIF 2017 adalah adanya pengalihan arus, sehingga tidak ada kendaraan yang lewat di area lampion dinyalakan demi kenyamanan warga yang datang untuk melihat dan berfoto. Walaupun hujan habis turun pun tidak menurunkan niat warga Kota Solo untuk menikmati cantiknya Lampion yang dipasang.
“Tahun lalu kan jalan masih dibuka, jadi kendaraan bisa lewat. Yang datang untuk lihat jadi terganggu juga. Macetnya juga parah, tapi tahun ini sih saya suka bisa lihat sama foto-foto di lampion tanpa dempet-dempetan.” Kata Mira salah satu pengunjung dari Mojosongo, Solo.

Pengunjung memadati SIF 2017/foto: dina ©batas.id

SIF 2017 sendiri tidak hanya mengadakan  pesta lampion saja, tapi juga acara. Tanggal 22 Januari 2017  kemarin diadakan Grebeg Sudiro, ada juga pesta kembang api yang akan dilaksanakan pada tanggal 27 Januari 2017.
“Saya buka di sini dari kemarin tanggal 11 Januari 2017 buat buka lapak dagangan saya, kira-kira sampai tanggal 11 Februari saya jualan.” Kata Rahman salah satu PKL yang berjualan di sana.
Lampion sendiri akan dinyalakan sekira-kiranya sampai tanggal 11 Februari 2017 dan bagi para pengunjung bisa menikmati lampion dengan nyaman dan aman. (dina)