Mas Ngbei Sutiman Hadiprojo dan Mas Ngabei Sukisno Hadiprojo/ foto: Sanggar Condro Wanoro

Batas.id~Pacitan- Perjuangan panjang pak Sutiman pencipta seni tari Kethek Ogleng dan pak Sukisno pemerhati dan pelestari kesenian ini melalui sanggar Cokro Wanoro yang dipimpinnya, tidak sia-sia, atas dedikasinya terhadap seni budaya Kethek Ogleng keduanya dianugerahi Gelar dari Keraton Surakarta Hadiningrat.

Sutiman,  pencipta seni Tari Kethek Ogleng dan Sukasno Ketua Sanggar Condro Wanoro yang selama ini intensif melestarikan seni budaya asli Pacitan, Seni Tari Kethek Ogleng,  mendapat gelar dari Keraton Surakarta Hadiningrat, masing-masing mendapat Jabatan Kraton Panewu, dan sebutan Nama Mas Ngbei Sutiman Hadiprojo dan Mas Ngabei Sukisno Hadiprojo. Pada Sabtu  4/3/2017.

Sutiman saat wisuda penerimaan gelar di kraton Surakarta Hadiningrat/ foto: sukasno©batas.id

Gelar diterima setelah melalui proses kurang kebih satu bulan, Keduanya di undang oleh salah  seorang anggota Paguyuban Kraton Surakarta (PAKKASA), yang memperkenalkan  Sutiman dan Sukisno kepada pembesar Kraton, hingga akhirnya di wisuda oleh  Kapayedhan Sesepuh Kraton di Hadapan pembesar Kraton.

Sukasno saat wisuda penerimaan gelar di kraton Surakarta Hadiningrat/ foto: sukasno©batas.id

“Dari salah seorang PAKKASA ( Paguyuban Kraton Surakarta ) yang mengenal kami juga melalui medsos kemudian sering komunikasi lewat hp bicara seputar seni Kethek Ogleng hingga datang ke sanggar dan tau tau mengundang saya lewat telpon untuk sowan ke kraton dan di perkenalkan kepada pembesar Kraton Kasunanan Surakarta GKR.Wandansari dan GK. Wiro Bumi. Dan sebulan kemudian dapat undangan wisuda ini”  ungkapnya kepada Batas Media (Rabu 9/3)2017).