​batas.id~Wonogiri-Tunjangan Hari Raya (THR) yang lazimnya di terima oleh pegawai baik negeri maupun swasta pada setiap ada perayaan hari raya keagamaan, seperti Natal dan Lebaran.

Kelompok tani warga Kismantoro yang menyadari bahwa mereka tidak mendapatkan THR  pada hari raya Lebaran layaknya pegawai atau karyawan pada umumnya , mereka memiliki strategi untuk memenuhi kebutuhan yang meningkat saat hari raya.

Tidak mendapat  tunjangan hari raya bukan berarti tidak menerima uang untuk kebutuhan lebaran. Kelompok tani warga Kecamatan Kismantoro Wonogiri Jawa Tengah mempunyai cara tersendiri untuk mendapatkan THR ala mereka saat menjelang lebaran seperti saat ini. 
Kelompok tani di benerapa desa di Kecamatan Kismantoro, salah satunya desa Lemahbang, mereka  mengadakan tabungan warga yang di rencanakan untuk mempersiapkan dana untuk kebutuhan lebaran, di desa ini, Andi dan Jaiman sebagai motor penggerak, yang mengajak warga untuk menabung, keduanya bertugas mendata uang warga untuk di tabung, Andi sebagai bendahara dan Jaiman bertugas mendatangi rumah warga setiap seminggu sekali untuk mengambil tabungan warga, setelah semua terkumpul kemudian uang warga ditabungkan dibank setiap akhir bulan.

Hari ini, Sabtu (17/6) warga Lemahbang berkumpul untuk mengambil tabungan (THR ala petani).
Lain lagi warga Gedawung Kecamatan Kismantoro,warga mengadakan tabungan dua kali dalam sebulan yaitu pada malam tanggal 1 dan malam tanggal 16 disetiap bulannya, selanjutnya uang warga ditabungkan ke bank.

Kamis malam lalu, warga Gedawung juga ada pembagian tabungan dengan istilah bongkar tabungan.
Kegiatan menabung ternyata memberi manfaat, Seperti yang dikatakan Yanto warga yang menabung.”alhamdulilah pembagian lancar warga senang,setelah lebaran nanti saya akan daftar dan tabungan saya tambah biar nanti waktu pembagian dapat lebih banyak” ujar Yanto.
REY-BATAS.ID