(PRNewsfoto/Warburg Pincus)

BATAS.ID~HO CHI MINH CITY, Vietnam— Vincom Retail (HOSE: VRE, “Perseroan”), pengembang, pemilik dan operator properti ritel terbesar di Vietnam, hari ini mengumumkan penyelesaian perdagangan sekitar 415 juta saham, meningkat setara lebih dari US$ 740 juta untuk pemegang saham yang ada, dan menjadikannya penawaran ekuitas perdana (IEO) terbesar di Bursa Efek Ho Chi Minh City.

Transaksi hari ini mewakili 21,8% dari jumlah saham Vincom Retail yang dikeluarkan. Dengan harga perdagangan sebesar VND 40.600 per saham, Vincom Retail bernilai lebih dari VND 77.000 triliun atau US$ 3,4 miliar. Hal ini membuat Vincom Retail menjadi salah satu dari 10 perusahaan yang tercatat di bursa efek yang terbaik dan merupakan pengembang dan operator perbelanjaan Vietnam pertama yang mencatakan sahamnya. Saham-saham akan dikirimkan ke akun-akun investor padi akhir hari bisnis November 9, 2017, dan para investor bisa mulai berdagang saham pada tanggal November 10, 2017.

Penawaran tersebut telah memperluas basis investor kelas dunia Vincom Retail dan pencatatan tersebut juga memberi akses bagi investor publik ke operator ritel dengan pertumbuhan tercepat di Vietnam. Vincom terus memiliki dukungan strategis dari Vingroup, perusahaan sektor swasta terbesar di negara itu yang diperdagangkan di Bursa Efek Ho Chi Minh City, serta WP Investments III B.V., sebuah afiliasi dari firma ekuitas swasta global Warburg Pincus. Vingroup dan WP Investments III B.V., yang pertama kali menanamkan modal di Perseroan pada tahun 2013, akan terus memiliki saham.

Penawaran ekuitas perdana lebih dari lima kali lipat dari jumlah yang diambil bagian untuk penjatahan non-cornerstone investors. Para cornerstone investors yang baru dari Vincom Retail meliputi Avanda Investment Management Pte, Dragon Capital, Genesis Investment Management LLP, GIC Pte, HSBC Global Asset Management (UK), Karst Peak, RWC Asset Advisors (US), Templeton Investments dan TT International. Secara gabungan, penawaran tersebut mendapat jumlah pencatatan yang mengambil bagian lebih dari US $ 2 miliar.

Pada tanggal 30 September 2017, Vincom Retail telah mengelola, mengoperasikan dan menyewakan 41 mal ritel di 22 provinsi dan kota-kota di Vietnam, dengan total luas lantai kotor ritel (GFA) lebih dari 1,1 juta meter persegi dan pangsa pasar sebesar 60% dari sektor ritel di kota-kota utama Hanoi dan HCMC. Properti malnya memiliki lebih dari 1.000 penyewa unik, termasuk merek-merek kelas dunia seperti Zara dan H&M. Vincom juga memiliki 73 proyek jaringan pipa lainnya, dimana 22 proyek sedang dibangun, yang menjangkau 29 provinsi lainnya di Vietnam.

Vincom Retail diakui secara luas karena pendekatan yang inovatif dan kemampuan eksekusi yang kuat untuk mengembangkan properti berkualitas tinggi yang memenuhi tuntutan konsumen Vietnam yang terus berkembang. Rekam jejak industri dari Perseroan pertama kali mencakup pengembangan pusat perbelanjaan pertama di Vietnam pada tahun 2004 di Hanoi dan proyek ritel terpadu pertama yang menggabungkan elemen perbelanjaan, hiburan, dan gaya hidup lainnya di Ho Chi Minh City pada tahun 2010.

Jeffrey Perlman, Direktur Pelaksana dan Kepala Asia Tenggara dari Warburg Pincus, mengatakan, “Ini benar-benar transaksi penting untuk Vietnam. Lebih dari empat tahun yang lalu, kami memiliki visi untuk bekerja sama dengan Vingroup untuk menciptakan platform ritel modern terbaik di kelasnya yang terintegrasi dengan kehadiran dominan di Vietnam. Saat ini, skala dan jangkauan nasional Perseroan yang tak tertandingi menjadikannya mitra pilihan bagi pengecer dan merek yang ingin memasuki kelas menengah Vietnam yang berkembang pesat dan konsumsi yang sedang berkembang. Kami berharap dapat terus membantu tim manajemen Vincom Retail seiring perusahaan memperluas dan memulai perjalanan baru sebagai salah satu perusahaan terkemuka yang tercatat di bursa di Vietnam. ”

Mengomentari kesuksesan penawaran tersebut, Pham Nguyen Anh Thu, Kepala Pejabat Penanaman Modal (Chief Investment Officer) dari Vingroup JSC mengatakan: “Kami sangat antusias untuk menyambut pemegang saham baru kami, termasuk para investor utama yang terhormat, sebagai mitra baru kami. Kami percaya bahwa industri real estat, ritel dan konsumen di Vietnam menawarkan potensi investasi yang luar biasa dan belum diperkirakan karena negara ini diperkirakan mencapai pertumbuhaan kelas menegah paling cepat di Asia Tenggara. Berdasarkan laporan BCG, jumlah populasi kelas menegah dan keatas akan bertumbuh dari 12 juta di 2012 sampai 33 juta, ato sepertiga populasi Vietnam di 2020. Kami sangat antusias dengan rencana ekspansi kuat Vincom Retail sebagai. operator mal ritel nasional terkemuka di Vietnam dan komitmennya untuk memberikan nilai jangka panjang kepada semua pemegang saham.”

NRP | PRN