Edi Susanto, Konsultan Keuangan Keluarga, Motifator dan Penulis Buku/ Edi

BATAS.ID~Semarang– Edi Susanato adalah konsultan keuangan keluarga, motifator, penulis buku, pemilik lembaga pendidikan Antusias dan  Pesantren Financial, berbagi pengetahuan yang ia kemas dalam “Tingkat Kedalaman Ilmu”, berikut tulisan lengkapnya, semoga memberi inspirai.

Menurut Edi, TINGKAT KEDALAMAN ILMU di bagi  kedalam 3 tingkatan: mengetahui (known), menguasai (do) dan telah menjadi (be). Mari kita dalami sekilas 3 tingkatan di atas!

#1 Level KNOWN

Pada level dasar ini, orang sebatas tahu. Pengetahuan bisa didapat dengan mudah dari buku, seminar, training, kursus, kuliah atau internet. Batas pengetahuan adalah kemalasan belajar. Semakin besar tingkat kemalasannya, semakin sempit pengetahuannya dan sebaliknya semakin kecil tingkat kemalasannya, semakin luas pengetahuannya. Mereka yang sebatas tahu belum kompeten. Bisa menilai namun sering tidak bisa mengerjakannya dengan baik.

#2 Level DO

Level yang lebih tinggi dari known adalah terampil. Untuk bisa terampil, Anda harus menguasai dan menindaklanjuti pengetahuan yang telah Anda dapat atau gali dengan latihan. 

Anda mengambil tindakan untuk mempraktikkan pengetahuan tersebut. Makin sering Anda berlatih dan praktik, makin tinggi tingkat kompetensi Anda. Berdasarkan penelitian sedikitnya dibutuhkan 10.000 jam praktik atau latihan untuk menjadikan Anda ahli atau terampil dalam suatu bidang.

#3 Level BE

Level lanjutan setelah terambil adalah menjadi. Anda akan menjadi apa yang Anda lakukan secara terus menerus. Tingkat kompetensi Anda sudah di atas terampil atau mahir. 

Antara Anda dengan keahlian Anda sudah menyatu. Anda mampu melakukan keterampilan timgkat tinggi tanpa konsentrasi penuh. Anda melakukannya sudah dalam alam bawah sadar lagi. 

Inilah level puncak dari pengetahuan Anda.Sebagai pelengkap penguasaan ilmu yang dalam adalah meluaskan pengetahuan dan keterampilan Anda ke cabang ilmu yang lain. Sebab setiap cabang ilmu pada hakikatnya memiliki hubungan yang saling harmonis. Keluasaan ilmu yang disandingkan dengan kedalaman ilmu akan menjelmakan Anda menjadi pribadi yang bijak.

Berhubungan dengan rezeki, mereka yang ada pada level be mampu mencairkan lebih banyak deposito rezeki dibandingkan dengan yang levelnya masih do dan known. Sebagai contoh dr spesialis ortho (gigi) dibayar jauh lebih tinggi dibandingkan dengan dokter gigi apalagi ahli gigi pinggir jalan. Demikian halnya profesor yang sudah memiliki jam terbang tinggi memiliki tarif mengajar lebih tinggi dibandingkan dosen yang hanya bergelar master apalagi yang baru mengajar atau hanya bergelar sarjana (S1). 
NRP-batasIspirasi

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here