Tower PLTU di Kebonagung Pacitan yang ambruk diterjang tanah longsor/foto:rudianto ©batas.id

BATAS.ID~Pacitan-Tanah longsor kembali terjadi di Pacitan. Kali ini, tanah longsor terjadi di RT. 03 RW. 09 Dusun Pule Desa Ketepung Kecamatan Kebonagung Kabupaten Pacitan, pada hari Sabtu (20/1/2018) kemarin.

Tanah longsor terjadi sekira pukul 14.00 waktu setempat, dan mengakibatkan ambruknya tower SUTT (Saluran Udara Tegangan Tinggi) Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Sudimoro Kabupaten Pacitan, yang berkapasitas 150 KVA sehingga aliran listrik ke Kota Pacitan putus.

Menurut laporan, pada hari Jumat (19/1/2018) pukul 19.00 waktu setempat, terjadi hujan dengan intensitas sedang yang mengguyur wilayah Kabupaten Pacitan.

Selain ambruk, Tower PLTU di Kebonagung Pacitan, patah dan rusak berat/foto:rudianto ©batas.id

Kemudian pada hari Sabtu (20/1/2018) pukul 14.00 WIB, tebing batu penopang SUTT (Saluran Udara Tegangan Tinggi) dengan kapasitas 150 KVA setinggi 50 meter dan lebar 10 meter longsor. Tepatnya di Dusun Pule  RT. 03 RW. 09 Desa Ketepung Kecamatan Kebonagung Kabupaten Pacitan, dan mengakibatkan tower SUTT (Saluran Udara Tegangan Tinggi) Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Sudimoro Kabupaten Pacitan yang berkapasitas 150 KVA ambruk, aliran listrik ke kota Pacitan-pun putus.

Baca Juga  Ruli Sudana : Goal Daikin Indonesia kepuasan Pelanggan

Tak urung, 2 tower SUTT (Saluran Udara Tegangan Tinggi) Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Sudimoro tersebut rusak berat karena ambruk terkena longsor dan mengakibatkan aliran listrik di Kota Pacitan mati total, data sementara kerugian ditaksir sekitar Rp. 40 Milyar.

Aparat keamanan, yang terdiri dari anggota Babinsa Koramil 0801/02 Kebonagung, anggota Polsek Kebonagung, anggota Satlinmas Satpol PP Kabupaten Pacitan dan Perangkat Desa Ketepung Kecamatan Kebongung mendatangi tempat kejadian.

Kesimpulan sementara dari aparat keamanan, peristiwa ambruknya tower SUTT (Saluran Udara Tegangan Tinggi) di Desa Ketepung Kecamatan Kebonagung Kabupaten Pacitan tersebut, diakibatkan karena curah hujan yang tinggi di wilayah Kabupaten Pacitan sehingga mengakibatkan tanah labil.

Baca Juga  Ijin Cuti Habis, Hari Ini Ahok Jadi Gubernur Lagi

Dari hasil koordinasi aparat keamanan dengan petugas dari PLTU (Pusat Listrik Tenaga Uap) Kabupaten Pacitan, untuk memperbaiki tower yang ambruk tersebut butuh waktu lama dan rencananya akan dipindahkan jaringannya ke area SUTT (Saluran Udara Tegangan Tinggi) lain agar aliran listrik tetap berjalan.