BATAS.ID~Jakarta–Indonesia sebagai mayoritas pemeluk agama Islam tentunya sangat bersuka cita menyambut bulan suci Ramadhan di tiap tahunnya. Dan menjelang bulan Ramadhan tiap-tiap daerah memiliki tradisi atau budaya berbeda-beda untuk menyambutnya. Namun ada satu tradisi yang nampaknya hampir setiap daerah melakukan hal ini, yaitu ziarah ke makam keluarga atau leluhur.

Ziarah ke makam ini dimaksudkan sebagai salah satu bakti dan penghargaan anak terhadap orangtua, atau keluarga yang sudah tiada. Kegiatan ini berisi bersih-bersih makam, memperindah makam salah satunya dengan memberi bunga, dan kegiatan yang paling utama adalah mengirimkan do’a untuk mereka.

Biasanya hari-hari libur seperti sabtu atau minggu terakhir sebelum Ramadhan tempat-tempat pemakaman akan lebih ramai dikunjungi, karena ini adalah waktu dimana para pekerja atau anak-anak sekolah bisa melakukan ziarah tersebut.

Di kota Jakarta terdapat beberapa TPU yang menjadi pusat perhatian karena ramainya penjiarah sampai menampilkan deretan kendaraan yang terparkir di sepanjang jalan. Salah satunya di pusat Ibu Kota Jakarta, yaitu TPU Karet yang terletak di Jakarta Pusat. Hal ini menumbuhkan hasrat kaum pedagang dan orang-orang kreatif untuk meraup keuntungan atau rezeki dari banyaknya orang yang datang ini. Berikut adalah penampilan mereka yang tak mau ketinggalan kesempatan ini sebagai pengusaha dadakan.

Baca Juga  Risma sampaikan tidak bersedia sebagai Cagub Jatim

1. Penyedia Jasa Parkir
Profesi satu ini menjadi profesi yang sangat membantu karena membludaknya pengunjung pasti mereka membutuhkan lahan parkir dan pihak yang mengaturnya. Walaupun pada akhirnya mereka memakai bahu jalan sebagai lahan parkir, namun ini adalah satu-satunya alternatif yang memungkinkan. Untuk jasa tarif tersebut mereka mematok harga Rp 5.000 persatu kendaraan.

2. Penjual Bunga
Kita tentunya sudah tidak asing, hampir di setiap TPU pasti terdapat penjual bunga, baik bunga tabur maupun bunga tangkai dan bucket bunga. Namun jika biasanya satu TPU hanya ada satu atau dua penjual bunga, kali ini penjual bunga banyak berderet ditepi jalan dan di dalam pemakaman.

Baca Juga  Jalur Ponorogo-Trenggalek Di Tutup Total

3. Jasa Bersih-Bersih Makam
Untuk yang satu ini biasanya hanya warga yang tinggal sekitar makam yang mengerjakan dengan alat-alat seadanya. Untuk harga mereka tidak mematok nominal atau seikhlasnya.

4. Jasa Renovasi Makam
Selain harus berkoordinasi dengan pemilik, profesi satu ini juga harus berkoordinasi dengan pengurus TPU yang bersangkutan. Untuk jasa renov atau perbaharui makam ini harganya variatif mulai dari Rp 1.500.000 tergantung dari model dan bahan/marmer atau batu yang ingin dipesan.

5. Jasa Mendoakan Ahli Kubur
Mungkin jasa ini jarang terdengar dan jarang ada, namun untuk TPU Karet Bivak dan Karet Tengsin profesi ini sudah familiar setiap tahunnya. Mereka membantu orang-orang yang mungkin kurang mengerti tata cara mendoakan ahli kubur dan menuntun para pemakai jasa mendoakan keluarga yang dimaksud. Padahal Allah maha mengerti setiap bahasa dan do’a anak terhadap orangtuanya akan mengalir dan sampai pada orangtuanya. Tapi tidak ada salahnya jika kita ingin tau dan punya pengetahuan baru dari orang yang memang biasa mendoakan ahli kubur sesuai anjuran agama atau tradisi Islam di Indonesia.

Baca Juga  ISSI Jateng Siapkan Atlet Andalan untuk Ajang “Tour de Indonesia” 

6. Pedagang Makanan dan Minuman
Kalau pedagang yang satu ini tentunya sudah tidak asing lagi. Dimana-mana mereka pasti ada. Banyaknya pengunjung yang datang juga merupakan peluang bisnis bagi mereka yang baru berdagang ataupun memang yang biasa berdagang.

Seperti istilah simbiasis mutualisme, para pelaku usaha dengan pengunjung di sini saling membutuhkan bukan?

DIJEH