BATAS.ID~Wonogiri–Pasar wisata yang menawarkan keunikan ada di Desa Pandan, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.

Pasar ini hanya buka setiap Minggu, dan sepi pada hari biasa, seperti terlihat Minggu pagi ini 17/02/2019 ramai dikunjungi ratusan warga.

Menurut warga, memang begitulah suasana Pasar Dhoplang setiap minggu pagi.

Pasar kuliner serba tradisional ini, mulai ramai dikunjungi warga setelah viral di media sosial, lantaran keunikannya.

Pasar dengan konsep wisata desa ini, memiliki banyak keunikan, baik dari lokasi, cara berkomunikasi, bahasa jawa, dan yang unik adalah alat pembayaran untuk transaksi berupa koin.

Selin transaki yang unik, semua komoditas yang diperjual belikan, dimasak dan disajikan dengan perlatan tradisional, tidak ada kompor minyak ataupun gas, tidak ada peralatan berbahan logam seperti besi atau aluminium, juga tidak ada peralatan plastik.

Baca Juga  Truk Terguling di Slogohimo

Semua kuliner dibungkus dengan daun, dan yang tak kalah uniknya, mata uang Rupiah tidak berlaku di semua transaksi. Di dalam Pasar Dhoplang, semua transaksi jual beli tidak diperbolehkan menggunakan uang.

Jika pengunjung ingin belanja di pasar ini, harus menukar uangnya terlebih dahulu dengan koin, yang nilainya disesuaikan dengan nominal mata uang rupiah yang ada.

Setiap Mingu koin diganti, sehingga
Koin minggu ini sudah tidak berlaku pada minggu yang akan datang.

Di pasar tersebut tersedia sedikitnya 200 jenis kuliner tradisional khas desa dengan harga mulai Rp 1000 hingga Rp 5.000. (jika dirupiahkan).

Komoditas kuliner yang disajikanpun berfariasi, mulai dari bahan gaplek seperti gatot dan tiwul, bahan beras seperti gendar, hingga berbagai hasil kebun dan pertanian. Tak ketinggalan juga aneka makanan berbahan dedaunan seperti pecel, urap, trancam dan lain-lainnya.

Baca Juga  13 Kades Terpilih, Dilantik Bupati Wonogiri Hari Ini

Di pasar wisata ini, para pengunjung bisa menikmati berbagai sajian jajanan pasar tradisional sambil lesehan atau bisa juga dibawa pulang.
“Pokoknya asyik. Disini serba unik dan klasik,” ungkap Susi, salah satu pengunjung.

Sementara menurut para pedagang, hasil berjualan di pasar Dhoplang juga cukup lumayan. Meski hanya buka selama 3 jam, yakni dari pukul 06.00 hingga pukul 09.00, pendapatan koin mereka bisa mencapai Rp 500 ribu.
Setiap pegadang nya.

RUDIANTO