• Meski sekarang semua serbadigital, industri grafika tetap dibutuhkan.
  • Kualitas pengemasan juga menjadi penentu dalam pemasaran produk.

 

BATASTECHNO~Jakarta-Meski hampir semua industri bergeser ke arah digital, tak terkecuali dunia cetak-mencetak, seni grafika tetap dibutuhkan. Sebab, industri kreatif dan grafika memberi nilai tambah bagi produk di industri lain.

 

Menurut Triawan Munaf, Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), industri kreatif dan grafika dapat memicu tumbuhnya industri-industri kecil di bidang percetakan sehingga menyerap tenaga kerja. Di sisi lain, industri kreatif dan grafika juga dapat memberikan nilai tambah bagi produk di industri lain.

Triawan mencontohkan, “Misalnya, industri kuliner yang membutuhkan kemasan produk yang bagus,” ungkapnya dalam pembukaan pameran industri grafika FGDexpo 2017 di Jakarta Convention Center, Kamis (24/8). “Musik sekarang bisa didengarkan secara digital, tapi begitu show membutuhkan jasa industri grafika.”

 

 

Contoh lain, dalam dunia busana (fashion) yang diperhatikan bukan hanya produknya, melainkan juga kemasan (packaging)-nya. Seperti selebgram, mereka berhati-hati ketika membuka packaging produk tertentu. “Packaging yang indah adalah packaging yang punya nilai tambah,” ujar Triawan.

Untuk diketahui, FGDexpo 2017 yang berlangsung sejak 24-27 Agustus itu diikuti oleh 97 peserta yang terdiri dari produsen, distributor, penyedia produk dan jasa grafika, asosiasi perusahaan dan profesi, institusi pendidikan, serta mitra dari luar negeri. Pameran dua tahunan tersebut mengusung tema “Connectivity”.●

BATAS.ID-TechnoBusiness ID |Foto-Foto: TechnoBusiness ID