Batas.id~Jakarta— 02 Nov 2016. Hari ini merupakan hari kedua dimana ratusan karyawan dari anak perusahaan PT Pertamina mengadakan aksi unjuk rasa. Dalam yel- yel dan poster bertuliskan “kami beraksi, dikarenakan berunding sudah bukan solusi”.  Aksi demonstrasi ini dilakukan di depan Depo Pertamina Plumpang , yang berada di Jalan Yos Sudarso Plumpang, Jakarta Utara.
Ada 20 poin yg diajukan dalam tuntutannya , diantaranya adalah adanya pengangkatan sebagai karyawan tetap dan adanya hitungan Over Time atau lembur serta tunjangan kesehatan yang memadai, dikarenakan selama ini perlindungan kesehatan yang dari BPJS kadang aktif kadang non aktif, begitu pula untuk jaminan hari tua ( JHT ) dari Jamsostek juga terkadang di bayarkan, namun terkadang juga tidak. Bahkan menurut salah satu peserta demo Bpk Wadi Wiryakusuma, yang sudah bekerja sekitar 15 tahun, namun tidak ada peningkatan kesejahteraan.

Baca Juga  FDG Campus di Ajang FDGEXPO 2017 Buka Potensi Kreatifitas Bisnis
Polisi berjaga aksi Demonstrasi Pertamina Depo Plumpang, Foto Syamsul Mudrofin/batas.id
Polisi berjaga aksi Demonstrasi Pertamina Depo Plumpang, Foto Syamsul Mudrofin/batas.id

Hal itu juga di aminkan oleh beberapa karyawan yg bahkan sudah mengabdi di perusahaan tersebut sekitar 29 tahun. Sampai saat ini hitungan lembur kurang jelas, dan tidak juga diangkat sebagai karyawan tetap, untuk itu mereka menuntut hak-haknya sebagai karyawan dan penghargaan atas kinerjanya. Jika belum ada jawaban dan kesepakatan serta i’tikad baik dengan pihak perusahaan dalam menanggapi tuntutannya, maka aksi demonstrasi ini akan terus mereka lakukan dan juga mengancam untuk mogok kerja.
Dalam aksi ini, Polisi menurunkan setidaknya 3 kompi untuk menjaga dan mengamankan aksi demonstrasi ini. Dan sampai saat berita ini kami turunkan aksi demonstrasi ini masih berlangsung serta membuat arus lalu lintas agak sedikit tersendat, hingga menimbulkan kemacetan di JL. Yos Sudarso dari arah Tg. Priok menuju Kelapa Gading. Syamsul Mudrofin-batas.id