batas.id ~ TANGERANG~. Salah satu siswa perguruan pencak silat setia hati terate meninggal ketika sedang mengikuti kegiatan pengambilan sabuk tingkatan.

Siswa ini meninggal akibat terkena sengatan arus listrik tegangan tinggi saat kakinya menempel pada salah satu tiang listrik yang masih basah terkena air hujan.

Peristiwa ini terjadi pada sabtu (29/07/17) pukul 23.45 WIB dihalaman kantor kecamatan Solear, jl. Raya Adiyasa Cisoka, Kp. Pasir kiang, Ds. Solear, Kec. Solear, Kab. Tangerang, Lokasi tempat diadakannya kegiatan pengambilan sabuk oleh perguruan PSHT dan langsung dilaporkan ke Polsek Cisoka.

Polisi langsung mendatangi lokasi dan melakukan olah TKP. Dalam olah TKP diketahui korban bernama Hafizh Rahmanu Ikwan (16 ) warga perumahan Taman Kiran Surya, Blok H-15 No 10, Rt 07/09, Ds. Pasanggrahan, Kec. Solear, Kab. Tangerang.

Baca Juga  Antrian wajib Pajak Memenuhi KPP Pratama Duren Sawit

Sebelum meninggal, korban sempat berteriak meminta tolong dan memberitahu kepada yang lain bahwa dirinya terkena sengatan listrik. Bayu, salah satu peserta yang mendengar teriakan tersebut lantas menghampiri untuk menolong dengan menarik tangan korban. Bukannya berhasil menarik tangan korban, Bayu malah terpental seperti terkena aliran listrik langsung.

Peserta lain, Riva Gemilang  (20) yang melihat kejadian itu langsung berinisiatif untuk menolong korban dengan menarik sabuk yang tertali dipinggang korban. Usahanya pun berhasil, korban berhasil terlepas dari tiang listrik dalam keadaan masih bernafas.

Melihat masih bernafas, korban dibawa ke klinik Al Hanif Ds. Caringin  yang merupakan klinik terdekat dari lokasi kejadian untuk mendapatkan pertolongan pertama. Oleh petugas klinik, korban disarankan  agar segera dibawa ke RSU Tobat Balaraja karena peralatan klinik tidak memadai.

Baca Juga  Risma wajibkan mobil dinas parkir di Balai Kota

Setelah sampai di RSU Tobat dilakukan pemeriksaan, namun kondisi korban sudah meninggal. Korban meninggal dalam perjalanan dari klinik Al Hanif menuju RSU Tobat.

Selanjutnya, korban  diambil oleh pihak  keluarga untuk  dimakamkan setelah sebelumnya menolak jika akan diadakan otopsi.

Korban dimakamkan di TPU Kirana surya Solear,  Pada Minggu (30/07/17).

ESW.