batas.id~TANGERANG-Kisruh yang terjadi antara organda angkutan kota Tangerang dengan driver transportasi online Gograbber (Gojek Grab Uber) tercapai kata perdamaian.

Jumat sore (10/03/17) bertempat di polres Metro Tangerang digelar pertemuan bersama. Dalam pertemuan guna memediasi kedua belah pihak yang berseteru, hadir Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Sutana, Wakil walikota Tangerang H. Sachrudin, Kapolres Metro Tangerang Kombes Harry Kurniawan, Dandim 0506 Letkol Inf. Achirudin, ketua Organda Tangerang Eddy Faisal Lubis, dan ketua atau koordinator Gograbber Tangerang Bang Maung.

Dalam pertemuan yang digelar diruang rapat utama polres Metro Tangerang Jum’at sore, semua pihak berkomitmen untuk saling menjaga keamanan wilayah Tangerang pasca kericuhan yang terjadi pada dua hari kebelakang.

Baca Juga  Komitmen Terhadap Dunia Pendidikan, Daihatsu dan Komnas Perlindungan Anak Kampanye  STOP Bullying Anak

Baca juga : Demo Sopir Angkot Tangerang Tolak Transportasi Berbasis Online

Seperti diberitakan sebelumnya, bahwa pada Rabu (08/03/17), terjadi unjuk rasa yang dilakukan oleh pengemudi angkot Tangerang menolak adanya transportasi berbasis online.

Dalam aksi unjuk rasa yang digelar dikantor pusat pemerintahan Tangerang, terjadi sweeping dan perebutan helm secara paksa yang dilakukan oknum pengemudi angkot terhadap driver ojek online disekitar lokasi. Helm yang berhasil direbut kemudian dibanting hingga hancur berkeping keping.

Setelah unjuk rasa selesai pada pukul 12.30, Rabu sore terjadi aksi balasan yang dilakukan oleh sekelompok driver ojek online terhadap angkot yang berada di Tangerang. Mereka mencari pengemudi yang memperlakulan rekan mereka secara tidak menyenangkan. Dalam aksi sweeping, terpantau dari beberapa video yang diunggah di media soaial, mereka merusak beberapa angkot diwilayah Sangiang.

Baca Juga  SURAT TERBUKA UNTUK MENTERI ATR/BPN HENTIKAN PRAKTIK SUAP TERHADAP WARTAWAN

Berbeda tempat kejadian, salah satu angkot dengan sengaja menabrak driver grabbike yang sedang berdiri turun dari motor ketika sedang melakukan sweeping di Jalan perintis kemerdekaan, Cikokol, Tangerang.

Belakangan diketahui, korban yang ditabrak sengaja oleh pengemudi angkot, bernama Ichwanul Jamil (22) driver Grabbike asal Serpong, Tangerang. Korban saat ini masih dirawat di Rumah Sakit Gatot Subroto dalam keadaan belum sadar.

Keesokan harinya, Kamis (09/03/17) terjadi aksi balasan yang dilakukan oleh sopir angkot. Mereka kembali melakukan sweeping terhadap Gograbber yang melintas. Aksi sweeping ini mengakibatkan beberapa kendaraan transportasi online rusak dihajar oleh para sopir angkot. Salah satu kejadian perusakan terjadi dikawasan perum 1 Cimone, Tangerang.

Baca Juga  Kongres PSSI Makasar Terancam Gagal

Dua hari belakang, sejak adanya unjuk rasa para pengemudi sopir angkot, Tangerang terlihat kisruh. Aparat keamanan harus bekerja ekstra keras menjaga stabilitas keadaan diwilayah hukum Tangerang dengan menempatkan personil di titik-titik rawan.

Rentetan peristiwa dua hari kebelakang inilah, akhirnya pihak keamanan yang dimediasi oleh Polres Metro Tangerang memanggil kedua belah pihak yang berseteru dan mengundang pihak-pihak lain yang terkait untuk mencari jalan terbaik dari adanya konflik yang terjadi.

Mediasi berhasil, semua pihak berkomitmen untuk saling menjaga keamanan kota Tangerang, dan kedua belah pihak yang berseteru berdamai.

Berikut video perdamaian antara kedua belah pihak :

(edy sw)