Imbauan agar wanita dan anak anak tidak hadir di Demo 4 November besok.

Batas.id~Jakarta- H-1 menjelang aksi damai bela Islam jilid dua, demo nasional menuntut pemerintah melakukan proses penahanan terhadap gubernur DKI Jakarta Basuki Cahaya Purnama atau yang sering dipanggil Ahok terkait kasus dugaan penistaan ayat suci agama Islam, ada beberapa persiapan, antisipasi dan himbauan kepada calon peserta demo. Salah satunya adalah tempat singgah untuk pendemo yang berangkat dari luar Jakarta. Berikut adalah tempat-tempat yang bersedia dijadikan tempat istirahat pasca demo besok : Yayasan Kafila Thoyibah Jl. Raya bogor KM 22 Ciracas Jakarta Timur. DKM Masjid Al Ihsan Kampung Bali Tanah Abang Jakarta Barat. Masjid Al Ittihad Tebet Mas Jakarta Selatan. Runah Qur’an Youthcare Pejaten Timur Pasar Minggu Jakarta Selatan

Selain persiapan tempat, ada beberapa himbauan tidak tertulis yang turun kepada masyarakat calon peserta demo besok, yaitu adanya himbauan agar wanita dan anak-anak tidak hadir dalam demo besok. Adapun himbauan ini diturunkan dengan harapan agar tidak terjadi sesuatu yang kurang diharapkan nantinya, menurut salah seorang calon penggerak demo besok ia mengatakan ditakutkan besok akan ada penyusup atau provokator yang membuat kegaduhan, jika hal tersebut terjadi tentunya akan membuat ketidaknyamanan para pendemo wanita dan anak-anak, maka disarankan agar wanita dan anak-anak berjuang dirumah saja dengan do’anya. Kendati begitu beberapa tokoh wanita akan tetap hadir, seperti Fahira Idris wakil ketua DPR RI komisi III dan anak dari mantan Presiden RI pertama Sukmawati Soekarno Putri juga dikabarkan akan ikut bergabung.

Baca Juga  Rumah Warga Roboh Akibat Angin Kencang

Himbauan lainnya adalah agar tidak menerima minuman dalam bentuk apapun dari orang yang tidak kita kenal. Hal ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi akan adanya pihak yang ingin membuat kericuhan secara tidak langsung dengan memberikan minuman yang akan membuat pendemo tidak sadar diri dan membuat ricuh, jika hal itu benar terjadi maka akan ada kemungkinan aksi damai besok akan diwarnai dengan bumbu-bumbu kericuhan.

Seperti yang telah dipaparkan diatas bisa dikatakan aksi tanggal 4 November nanti sudah dipersiapkan secara matang. Baik dari segi keamanan, yang telah jauh-jauh hari calon pendemo yang menamai mereka dengan “kelompok pengawal fatwa MUI” telah meminta izin pada pihak keamanan yaitu POLRI untuk melakukan unjuk rasa. Kemudian himbauan-himbauan agar tetap menjaga keamanan serta ketertiban, himbauan agar wanita dan anak-anak tidak diperkenankan turun ke jalan, serta himbauan-himbauan lain yang dimaksudkan untuk menjaga agar demo nanti benar-benar menjadi aksi damai dan berjalan tanpa adanya kerusuhan dan kekerasan serta pengrusakan.

Baca Juga  Gudang Limbah Kebakaran, Kerugian Mencapai Ratusan Juta

Selain itu persiapan lainnya juga kita tanyakan, seperti akomodasi, konsumsi, kemanan serta persiapan lainnya. Untuk akomodasi mereka yang datang dari luar kota maupun Jakarta datang dengan dana pribadi walaupun ada beberapa yg mengkoordinir dan berangkat bersama-sama. Untuk kemanan cukup diserahkan kepada pihak keamanan pemerintah dan untuk konsumsi ada yang sudah mengurus sendiri.

Adapun sekilas pertanyaan menggelitik sempat kami lontarkan kepada calon pendemo “besok ada konsumsi ya? Dana sukarela atau dari partai?”

Dengan tegas narasumber kami menjawab “Demi Allah sejak tahun 2008 ane gabung FPI dan setiap turun demo tidak 1(satu) rupiah pun kami menerima dari pihak manapun. Bahkan kami harus rela buka celengan, jual harta untuk turun ke jalan membela islam”

Baca Juga  Ditinggal Sholat idul adha, Rumah habis terbakar

Semoga demo besok benar-benar merupakan aksi damai menuntut apa yang mereka harapkan tanpa adanya hal-hal yang merugikan pihak manapun. Tidak ada kericuhan dari pihak pendemo dan tidak ada pula tindak kekerasan dari aparat kepada para pendemo dalam meredamkan aksi sekalipun. (SKA/batas.id)