BATAS.ID~Wonogiri–Inspiratif, Sumidi (45) warga Dusun Nglerak, Desa Slogoretno, Kecamatan Jatipurno adalah sesosok pria inovatif yang menemukan alat pemotong multiguna.

 Bermula dari membantu penjual bakso untuk mengiris bawang dengan alat sederhana, namun seiring berjalanya waktu alat ini juga digunakan untuk memotong cabai dan kentang, dari sini Sumidi mengembangkan alat ini menjadi alat multi fungsi  yang bisa digunakan untuk membuat aneka keripik dengan berbagai bentuk dan jenis ukuran yang berbeda, selain itu juga di gunakan untuk alat serut es batu, dan pemotong krupuk.

Pekerja sedang membuat bagian dari Multicut di Workshop Multikarya

“Dulu saya pekerja membuat mebel, ada teman yang merantau mengeluh untuk memotong bawang pisaunya mudah tumpul dan tak bisa diganti, dari keluhan itulah saya membuat alat ini, selain bahan baku yang terbuat dari kayu jati, mata pisaunya mudah diganti karena menggunakan mata pisau kater yang mudah dijumpai di toko ” ujar  Sumidi.

Baca Juga  ​Jamur Tiram Margasana Hidupkan Ekonomi Rakyat

Sumidi sudah memproduksi Alat potong multifungsi ini di bengkel Multi Karya miliknya, dan di jual secara online, alat ini di jual dengan harga sekitar  IDR 70 ribu,terganutng besar kecilnya ukuran. 

Dengan lima tenaga kerja multikarya mampu memproduksi 40 unit perhari, dan  sumadi mampu menjual sekitar 600 sampai 800 produk ke berbagai kota di Indonesia dengan omset 28 sampai 30 juta perbulan.

Lebih lanjut dia menyampaikan, bahwa dengan adanya produk hasil Multikarya ini bisa mengurangi tingkat pengangguran di Desa Slogoretno.

Kata dia, sekarang para pemuda kita rekrut sebagai tim marketing, memasarkan produk Multikarya melalui internet marketing.

Ada lima belas orang yang tergabung dalam tim Marketing Multikarya, salah satunya Feri yang sebelumnya pengangguran.  “sebelumya saya nganggur mas, nglamar sana-sini belum dapat panggilan, akhirnya saya mencoba memasarkan produk ini melalui fb, kok banyak respon akhirnya saya konsen mengelola ini dan alhamdulillah satu bulan bisa menjual antara 300 sampai 500 produk dengan keuntungan sekitar 7 juta”.beber Feri kepada batasID Selasa, 27/2/2018.

Baca Juga  Ikuti Diskusi Pro Kontra Bitcoin, Investasi atau Spekukasi? 
Sumidi Pemilik Muktikarya

Berbagai prestasi telah diraih oleh Sumadi dengan Multikarya, salah satunya menjuarai ajang lomba Tekhnologi Tepat Guna yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) kabupaten Wonogiri tahun 2017.

Koordinator POSYANTEK (Pos Pelayanan Tegnologi ) Maju Karya Kecamatan Jatipurno, Yusuf Suparmanto, mengatakan pihaknya bangga dan bersyukur karena alat pemotong serbaguna manual karya  Sumidi (Multikarya) tersebut.

Prestasi lain, Desa Slogoretno Kecamatan Jatipurno berhasil meraih juara 1 tingkat Kabupaten, Yusuf berharap semoga ini bisa memberikan semangat bagi peran Posyantek untuk selalu memacu inovasi baru dan memberikan manfaat untuk kemajuan masyarakat.

“Hal utama dari Posyantek adalah bagaimana meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat di wilayah kecamatan melalui pemanfaatan teknologi tepat guna”

Baca Juga  Donor darah PMI Wonogiri

Tentang Multicat

Multicut merupakan produk dari usaha kecil menengaj (UKM) Multikarya yang beada di Dusun Nglerak, Desa Slogoretno, Kec. Jatipurno, dengan SIUP Nomor 510.41/01/2017 dan nomor TDP 503/02/2017. Memiliki visi turunkan angka kemiskinan.

Multikaraya adalah UKM yang bernentuk workshop/Bengkel kerja yang dimotori oleh Sumidi dan menghasilkan Multicat sebagai alat pemotong multiguna.

RUDIANTO|Foto: Rudianto-batasID